IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Di Majalaya, Ada Kedai Ramen dan Sushi Toping Bumbu Khas Sunda

ED
Minggu, 16 Oktober 2022 | 07:25 WIB
Bagikan
Di Majalaya, Ada Kedai Ramen dan Sushi Toping Bumbu Khas Sunda

VISI.NEWS | MAJALAYA - Sebelum ramai kedai Ramen dan Sushi khas makanan jepang, di Majalaya sudah ada sajian menu Ramen dan Sushi yang buka sejak Tahun 2012.

Nama kedai tersebut Warung Japan Sunda (WJS) lokasinya di Jalan Babakan Desa Majasetra, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung,

Luthfi sebagai penerus dan owner WJS mengungkapkan bahwa usaha yang dikelolanya ini "warisan" dari kaka kandungnya sendiri. Perjalanan usahanya ini di klaim sebagai bisnis keluarganya.

"Berdirinya WJS sendiri, dulu pada bulan Desember tahun 2012 oleh kaka saya yang sudah meninggal dunia. Awalnya sih hanya menyajikan menu Ramen dan Sushi aja, itupun pakai roda di depan sini, belum kaya sekarang yang Alhamdulillah sudah berkembang. Saat itu, kita belum ada tempat sehingga hanya take away aja. Alhamdulillah, WJS sendiri mungkin bisa dikatakan pioneer makanan Jepang ya sebelum ramai sekarang. Namun meski banyak yang menyajikan menu ini, kalau kita beda, topingnya di mix oleh rasa bumbu khas Sunda, " ujarnya kepada VISI.NEWS, Sabtu (15/10/2022).

Selain itu, ia mengatakan bahwa bisnis WJS, dari tempat dan menunya adalah campur tangan dari nenek dan keluarganya sendiri.

"Tempat yang sekarang ditempati  ini milik nenek. Dulu jualan hanya pakai roda di pinggir jalan raya depan tempat ini. Nah, kalau menunya dari paman, kaka, dan ibu saya sih, kebetulan ibu saya dari tataboga. Jadi, sebelum dinyatakan layak tidak untuk di jual ke konsumen pasti ibu saya yang nyicipi terlebih dahulu. Sedangkan paman saya ikut andil bikin Batagor, tapi sekarang paman sayanya sudah wafat juga, jadi aga dikurangin menu Batagor, " tambahnya.

Ragam Menu

Yang unik dan beda dari kedai biasanya, di sini selain tempat yang unik, beberapa menu yang disajikan jarang ada di kedai lain.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.