IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Di Majalaya, Ada Kedai Ramen dan Sushi Toping Bumbu Khas Sunda

ED
Minggu, 16 Oktober 2022 | 07:25 WIB
Bagikan
Di Majalaya, Ada Kedai Ramen dan Sushi Toping Bumbu Khas Sunda

"Sangat berat ya, kita membatasi orang datang kesini, juga dengan jarak yang dibatasi. WJS sendiri sempat tutup satu bulan lebih, dan omset turun sekitar 80%, karyawan kita kurangi dari 10 orang jadi 5 orang. Jadi sepi aja tempat, meskipun tetap kita jalan dengan Food Online, yang dibantu Gofood, Grabfood, Shoppefood, tapi tetap kita gak bisa kongkow, ketemu banyak orang," ungkapnya.

Kondisi tersebut tambah berat dengan terjadinya kenaikan harga rempah, seperti cabai yang sempat satu kilogram itu Rp. 100.000, yang tetap dia beli karena tidak ingin menurunkan kualitas kepada para konsumennya.

Meski demikian ia tetap optimis ke depan bisnisnya ini akan normal kembali seperti biasanya. Terlebih ia juga berkeinginan bisa menambah wahana tempat rekreasi bagi anak-anak.

"Mudah mudahan kalau ada biaya nya, kita mau bikin tempat buat anak anak, karena mayoritas yang datang ke sini selain anak mudanya, ya tentu family, kan selalu bawa anak anak. Gimana caranya selain enak di kualitas rasa, juga tempat yang disuguhkan nyaman dan betah gitu, insya Allah kalau sudah waktunya, kan kita bertahap juga, sementara dengan fasilitas seperti ini," pungkas luthfi. @gustav viktor rizal

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.