BMKG: Cuaca Bandung Hari Ini Didominasi Berawan, Suhu Berkisar 16-28 Derajat Celsius 12 Jul 2026 Akademi Persib Bandung Lolos Final Hydroplus Soccer League U18 11 Jul 2026 Ole Romeny Tinggalkan Oxford United Gabung Fortuna Sittard 11 Jul 2026 Saat Presiden RI Pilih Tunda Proyek Strategis Demi Selamatkan Stabilitas Ekonomi 11 Jul 2026 Daftar Harga Tiket Konser ENHYPEN di JIS 2027 11 Jul 2026 Profil Tan Kian Konglomerat Properti yang Disorot Kasus Asabri 11 Jul 2026 Arus Kendaraan Menuju Sukabumi Meningkat di Momen Akhir Libur Sekolah 11 Jul 2026 Polisi Periksa 15 Saksi Usai Geledah 12 Lokasi, Termasuk Tan Kian 11 Jul 2026 Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Kejagung 11 Jul 2026 Conor McGregor Kembali Hadapi Max Holloway di UFC 329 11 Jul 2026 BMKG: Cuaca Bandung Hari Ini Didominasi Berawan, Suhu Berkisar 16-28 Derajat Celsius 12 Jul 2026 Akademi Persib Bandung Lolos Final Hydroplus Soccer League U18 11 Jul 2026 Ole Romeny Tinggalkan Oxford United Gabung Fortuna Sittard 11 Jul 2026 Saat Presiden RI Pilih Tunda Proyek Strategis Demi Selamatkan Stabilitas Ekonomi 11 Jul 2026 Daftar Harga Tiket Konser ENHYPEN di JIS 2027 11 Jul 2026 Profil Tan Kian Konglomerat Properti yang Disorot Kasus Asabri 11 Jul 2026 Arus Kendaraan Menuju Sukabumi Meningkat di Momen Akhir Libur Sekolah 11 Jul 2026 Polisi Periksa 15 Saksi Usai Geledah 12 Lokasi, Termasuk Tan Kian 11 Jul 2026 Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Kejagung 11 Jul 2026 Conor McGregor Kembali Hadapi Max Holloway di UFC 329 11 Jul 2026

Di Balik Rel, Warga Menanti Perlintasan Lebih Aman

Desi Rossilawati
Kamis, 30 April 2026 | 14:53 WIB
Bagikan
Di Balik Rel, Warga Menanti Perlintasan Lebih Aman

Perlintasan sebidang menjadi titik rawan keselamatan warga /visi.news/Kumparan.

VISI.NEWS | BEKASI- Di setiap perlintasan sebidang, ada cerita tentang warga yang setiap hari harus berhenti, menunggu, dan berharap selamat saat kereta melintas. Namun di balik rutinitas itu, tersimpan kekhawatiran yang kini kembali menguat setelah kecelakaan di Bekasi Timur.

Pengamat transportasi menilai, pembenahan perlintasan sebidang menjadi hal paling mendesak dibanding sekadar menambah kapasitas jalur. Andyka menegaskan bahwa keselamatan di kawasan perkotaan seharusnya menjadi prioritas utama.Kamis (30/4/2026).

“Prinsipnya untuk meningkatkan keselamatan di kawasan perkotaan. Seharusnya dihilangkan simpang sebidang persilangan kereta. Kalau hanya DD itu hanya meningkatkan kapasitas. DD juga bisa dibangun layang,” ujarnya.

Bagi warga yang tinggal di sekitar rel, persoalan ini bukan sekadar wacana. Perlintasan tanpa pengamanan sering kali menjadi titik rawan, tempat di mana risiko kecelakaan selalu mengintai.

Hal serupa disampaikan Yayat Supriatna yang menyoroti banyaknya perlintasan yang dibangun masyarakat tanpa sistem pengamanan memadai.

“Selama itu tidak diamankan atau tidak dijaga dengan sistem otomatik, itu nggak akan pernah, nggak ada manfaatnya DDT,” katanya.

Namun di lapangan, persoalan tidak sesederhana itu. Pembebasan lahan, biaya pembangunan, hingga tumpang tindih kewenangan kerap menjadi hambatan. Akibatnya, perbaikan yang diharapkan tak kunjung terealisasi.

“Dan lempar tanggung jawab antara, oh ini tanggung jawab Dirjen Perkeretaapian, oh ini tanggung jawab pemda, pemerintah,” ujarnya.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.