Di Balik Kesuksesan Bisnis Penginapan, Wiwiek Temukan Kecintaan pada Pertanian
Wiwiek, pemilik RedDoorz Syariah di tengah hamparan hijau perkebunan miliknya di Kalicecep, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah./visi.news/ist.
VISI.NEWS | WONOSOBO – Kesuksesan tidak selalu diukur dari megahnya bangunan usaha atau ramainya pelanggan yang datang setiap hari. Bagi Wiwiek, pemilik RedDoorz Syariah near Jalan Jakarta Samarinda, kebahagiaan justru hadir saat ia berdiri di tengah hamparan hijau perkebunan miliknya di Kalicecep, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.
Rabu pagi (24/6/2026), perempuan pengusaha tersebut terlihat menyusuri jalan setapak menuju lahan perkebunan yang telah lama ia rawat. Dengan langkah santai dan senyum yang tak lepas dari wajahnya, Wiwiek memeriksa satu per satu tanaman yang tumbuh subur di lahan tersebut.
Di tengah kesibukannya mengelola bisnis perhotelan, ia sengaja meluangkan waktu untuk kembali menyapa alam. Baginya, perkebunan bukan sekadar aset atau investasi, melainkan ruang untuk menenangkan pikiran sekaligus menyalurkan kecintaannya terhadap lingkungan.
"Kalau berada di sini rasanya berbeda. Udaranya segar, suasananya tenang, dan kita bisa melihat langsung bagaimana alam bekerja memberi kehidupan," tutur Wiwiek sambil memperhatikan tanaman yang sedang memasuki masa pertumbuhan.
Kecintaan Wiwiek terhadap pertanian berawal dari keinginannya untuk lebih dekat dengan alam. Ia percaya bahwa tanah yang dirawat dengan baik akan memberikan manfaat tidak hanya bagi pemiliknya, tetapi juga bagi masyarakat sekitar.
Karena itu, setiap kali berkunjung ke Wonosobo, ia selalu menyempatkan diri melihat perkembangan lahan yang dikelolanya. Tak jarang, ia berdiskusi dengan warga maupun pengelola kebun mengenai kondisi tanaman, kebutuhan perawatan, hingga harapan hasil panen di masa mendatang.
Bagi masyarakat sekitar, kehadiran Wiwiek bukan hanya sebagai pemilik lahan. Ia dikenal sebagai sosok yang mudah bergaul dan terbuka terhadap berbagai masukan. Hubungan yang terjalin hangat membuat aktivitas perkebunan tersebut menjadi bagian dari kebersamaan yang saling menguntungkan.
Meski dikenal sebagai pengusaha sukses di sektor penginapan, Wiwiek memilih tetap membumi. Ia meyakini bahwa keseimbangan antara dunia usaha dan kepedulian terhadap lingkungan merupakan hal yang penting untuk dijaga.
"Alam sudah memberikan banyak hal kepada kita. Karena itu, kita juga memiliki tanggung jawab untuk merawat dan menjaganya," ujarnya.
Di tengah derasnya pembangunan dan modernisasi, langkah Wiwiek menjadi gambaran bahwa kesuksesan tidak harus menjauhkan seseorang dari akar kehidupannya. Justru dari hamparan kebun yang sederhana itu, ia menemukan makna tentang kesabaran, ketekunan, dan rasa syukur.
Hamparan hijau Kalicecep pun menjadi saksi bahwa di balik seorang pengusaha yang sukses, terdapat pribadi yang tetap mencintai alam dan percaya bahwa masa depan yang baik dapat tumbuh dari tanah yang dirawat dengan sepenuh hati.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!