Di Ambang Krisis Darah, PMI Bandung Hadapi Tragedi Stok Menipis di Awal 2026
“Untuk Anti Haemophilic Factor, Whole Blood, Liquid Plasma, Buffy Coat, dan Pediatrik Leukodepleted, persediaannya nihil untuk seluruh golongan darah,” ujarnya.
Keterbatasan juga terjadi pada jenis darah tertentu yang hanya tersisa dalam jumlah sangat minim.
“Packed Red Cells Leukodepleted hanya tersedia satu labu dan Thrombocyte Apheresis tiga labu,” lanjut Budi.
Ia menilai kondisi ini sebagai tragedi kemanusiaan yang harus segera ditangani bersama. Menurut Budi, salah satu faktor yang memengaruhi minimnya stok darah adalah momentum libur panjang yang berdampak pada menurunnya jumlah pendonor.
“Kerap kali adanya libur panjang menjadi kendala dalam raihan persediaan darah yang hendak disimpan,” ucapnya.
Dengan situasi yang semakin kritis, UTD PMI Kota Bandung mengimbau masyarakat untuk segera mendonorkan darah. Seruan tersebut disampaikan melalui media sosial hingga grup aplikasi pesan kepada para pendonor tetap.
“Saat ini banyak saudara-saudara kita yang sedang membutuhkan darah dan kebetulan stok saat ini di PMI Kota Bandung sudah sangat menipis. Kami mengimbau warga Bandung dan sekitarnya untuk membantu dengan mendonorkan darah di PMI Kota Bandung,” kata Budi.
Ia menegaskan bahwa kekurangan stok darah dapat berdampak langsung pada keselamatan pasien, terutama dalam kondisi darurat seperti kecelakaan lalu lintas atau tindakan medis mendesak.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!