DevFest Bandung 2025 Siap Digelar, Targetkan Jadi Festival Developer Terbesar di Indonesia
VISI.NEWS | BANDUNG — DevFest Bandung 2025 bersiap menjadi festival pengembang (developer festival) terbesar di Indonesia ketika digelar pada 29 November 2025 di Auditorium Universitas Kristen Maranatha, Kota Bandung. Acara yang diprakarsai oleh Google Developer Groups (GDG) Bandung ini dipastikan akan dihadiri lebih dari 1.000 peserta, menjadikannya salah satu gelaran teknologi terbesar di tanah air tahun ini.
Melalui halaman resmi pendaftarannya, tercatat ribuan pengembang, profesional teknologi, mahasiswa, hingga pemerhati digital telah memastikan kehadiran. Nama-nama seperti Asyifa Azsma Homsati, Maresha Caroline Wijaya, Dominic Samuel, hingga Sekar Madu Kusumawardani menjadi bagian dari gelombang panjang antusiasme yang terus bertambah. Acara akan berlangsung dari pukul 07.00 hingga 17.00 WIB.
DevFest, yang dikenal sebagai konferensi teknologi komunitas terbesar di dunia, kembali mengusung semangat inklusi. GDG Bandung menyebut bahwa gelaran tahun ini bukan hanya ajang belajar teknologi, tetapi ruang untuk bertemu, berdiskusi, dan berkolaborasi dengan sesama pengembang dari berbagai latar belakang. “DevFest adalah perayaan komunitas developer. Selalu menjadi wadah bertumbuh bersama,” demikian keterangan panitia.
Rangkaian acara DevFest Bandung 2025 mencakup konferensi, lokakarya, panel diskusi, hingga pameran teknologi. Berbagai pakar teknologi dan Google Developer Experts dijadwalkan mengisi sesi-sesi utama yang mengangkat topik seputar AI/ML, pengembangan mobile, web, cloud, Firebase, hingga UI/UX. Peserta juga dapat mengikuti codelabs langsung untuk mengasah keterampilan membangun proyek berbasis teknologi terbaru.
Panitia menegaskan bahwa DevFest kali ini juga menjadi jembatan memperluas koneksi profesional. Banyak perusahaan teknologi, startup, dan institusi pendidikan membuka peluang kolaborasi bahkan rekrutmen bagi peserta. “Ini bukan hanya tempat belajar, tetapi juga kesempatan bertemu calon kolaborator, mentor, atau bahkan pemberi kerja,” ujar pihak GDG Bandung.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!