Demo 11 April Bubar Lalu Lintas Kembali Normal, Polisi Pastikan Tangani Pengeroyok Ade Armando
ED
Editor
Fendy Sy Citrawarga
Senin, 11 April 2022 | 18:48 WIB
VISI.NEWS | JAKARTA - Demo mahasiswa 11 April menolak penundaan Pemilu 2024 selesai. Massa aksi telah membubarkan diri dari depan Gedung DPR/MPR.
Melansir pantauan merdeka.com, Senin (11/4) pukul 17.00 WIB, akses jalan arteri dari Jalan Gatot Subroto menuju Grogol dan arah sebaliknya, telah dibuka polisi.
Ruas tol Dalam Kota yang sempat tersendat akibat massa aksi kini sudah lancar kembali.
Aparat kepolisian sudah berkemas dan merapikan tameng-tameng untuk kemudian masuk ke dalam Gedung DPR/MPR.
Sebelumnya, Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) berencana menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI.
Dalam aksi tersebut, kelompok yang terdiri dari kumpulan BEM beberapa universitas ini membawa beberapa tuntutan di antaranya penolakan penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden.
Dikeroyok
Sementara itu, Polri memastikan akan menangani kasus pengeroyokan terhadap dosen Universitas Indonesia (UI) yang juga pegiat media sosial Ade Armando. Sejumlah orang bahkan sudah diamankan.
Diketahui, Ade Armando babak belur dianiaya sejumlah orang di sela-sela aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR, Senin (11/4).
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, pihaknya bakal memproses pidana para terduga pelaku yang terbukti melakukan tindakan itu.
"Ya akan ditangani oleh Polda Metro. Siapa pun yang terbukti melakukan perbuatan pidana akan diproses," kata Dedi saat dihubungi, Senin (11/4), masih melansir merdeka.com.
Terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan, saat ini sudah ada beberapa orang yang telah diamankan polisi.
"Sudah ada beberapa kami amankan. Tapi belum bisa kami detail," ujar Zulpa.
Sebelumnya, Ade Armando menjadi bulan-bulanan massa saat mengawal aksi demo di depan Gedung DPR, Jakarta, Senin (11/4). Ade dipukuli, bahkan dilucuti celananya oleh massa.
Dalam video yang beredar, Ade sempat tampak bersitegang dengan massa. Kemudian ada satu orang yang coba melindungi Ade.
Namun massa semakin brutal. Dalam aksi terekam kamera tersebut, pelaku pengeroyokan tak menggunakan almamater layaknya mahasiswa yang melakukan demo.
Bogem demi bogem, tendangan demi tendangan diterima Ade Armando. Dia tersungkur di aspal.
"Jangan main hakim sendiri," teriak salah seorang yang menyaksikan pemukulan tersebut.
Saat Ade tersungkur, massa tak berhenti. Mereka justru menginjak-injak Ade sembari menyorakinya.
Ade kini tengah diamankan di Pos Pamdal DPR. Belum diketahui secara pasti kondisinya saat ini. @fen
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!