Deforestasi di Indonesia: Penyebab, Dampak, dan Upaya Penanggulangan
Editor
Desi Rossilawati
Sabtu, 4 Januari 2025 | 21:15 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Deforestasi atau pengurangan hutan menjadi isu lingkungan global, termasuk di Indonesia. Fenomena ini mengacu pada proses hilangnya hutan, baik karena faktor alam maupun aktivitas manusia, seperti pembukaan lahan untuk pertanian, pemukiman, dan pertambangan. Menurut Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia, deforestasi tidak hanya merujuk pada hilangnya tutupan hutan, tetapi juga degradasi ekosistem yang mendukung keanekaragaman hayati.
Beberapa penyebab utama deforestasi di Indonesia adalah ekspansi perkebunan kelapa sawit dan tanaman industri, penebangan liar (illegal logging), pembangunan infrastruktur, serta aktivitas pertambangan. Semua aktivitas ini menyebabkan kerusakan besar pada hutan, terutama di Kalimantan, Papua, dan Sumatra.
Akibat dari deforestasi sangat besar, antara lain kerusakan ekosistem yang mengancam habitat satwa endemik, perubahan iklim akibat peningkatan emisi karbon, dan meningkatnya risiko bencana alam seperti banjir dan longsor. Selain itu, deforestasi juga menyebabkan hilangnya sumber penghidupan bagi komunitas yang bergantung pada hutan.
Indonesia tercatat sebagai salah satu negara dengan tingkat deforestasi tertinggi, kehilangan lebih dari 9 juta hektar hutan primer antara tahun 2002 hingga 2021. Beberapa upaya pemerintah untuk mengatasi masalah ini antara lain moratorium pembukaan lahan baru dan program reboisasi. Namun, tantangan seperti korupsi dan lemahnya penegakan hukum masih menghambat efektivitas upaya tersebut. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!