Dedi Mulyadi: Utang BUMN ke Jabar Lewat BJB Tembus Rp3,6 Triliun
VISI.NEWS | BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan ada sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) masih berutang ke Provinsi Jawa Barat melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)-nya, Bank Jabar Banten (BJB) lebih dari Rp3,6 triliun.
Dedi menegaskan, utang-utang tersebut membuat kondisi fiskal kian terhimpit dan menjadi beban berat bagi pembangunan di Jawa Barat, mengingat dana daerah yang seharusnya dapat diputar untuk kepentingan publik justru 'tertahan' di perusahaan-perusahaan pelat merah tersebut.
"Yang jadi beban bagi Jawa Barat itu BUMN yang minjem duit yang belum bayar. Itu beban, Pak. Sudah enggak ada duit Pemprov Jabar, dipinjam," ujar Dedi dikutip dalam keterangannya, Kamis (22/1/2026).
Berdasarkan data yang diungkapkan Dedi, terdapat sembilan piutang dari berbagai entitas BUMN dan anak usahanya yang tercatat memiliki kewajiban finansial kepada Pemprov Jabar, yaitu:
1. PT Kimia Farma Rp950 miliar lebih
2. PT Wijaya Karya Rp511 miliar
3. PT Wijaya Karya Rp278 miliar
4. PT Rajawali Nusindo Rp403 miliar lebih
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!