Dedi Mulyadi Tangani Masalah Warga yang Terjerat Jual Beli Tanah Ilegal
VISI.NEWS | BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mendapati seorang warga menjadi korban penipuan jual beli tanah ilegal.
Lewat sambungan telepon, Dedi berbicara dengan salah seorang warga terdampak penggusuran kali di Babelan yang ternyata telah mengeluarkan sejumlah dana untuk membeli sepetak tanah di pinggir kali.
Warga pendatang asal Sumedang tersebut mengaku bahwa ia tidak mengetahui akan digusur. Bahkan ia telah dijanjikan uang ganti jika terjadi penggusuran oleh seorang penggarap proyek.
Dedi Mulyadi mengobrol dengan seorang warga terdampak penggusuran akibat revitalisasi kali Babelan. Warga tersebut mengaku sebagai pendatang yang berasal dari Sumedang, Jawa Barat.
"Kampung saya Cipeteuy, Desa Cicadas," ucap warga tersebut lewat sambungan telepon dikutip dari unggahan video akun YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, Jumat (21/3/2025).
Menurut penuturannya, ia baru pindah ke Bekasi pada tahun 2013 dengan dalih tidak ada lagi penghasilan di daerah asal.
"Hijrah ke Bekasi tahun 2013 Pak. Saya ya (masalah) ekonomi, keuangan sama Bapak kan orang enggak punya jadi saya juga sebatrak-batrak. Punya istri Ya dibawa ke sini Baat sengsara gitu sebatrak-batrak juga buat makan saya kerja cuman serabutan ya di situ di bantaran kali," kata warga tersebut.
Kesehariannya pun hanya berdagang kopi dan makanan di sekitar bantaran kali.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!