Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Dedi Mulyadi Tangani Masalah Warga yang Terjerat Jual Beli Tanah Ilegal

Desi Rossilawati
Jumat, 21 Maret 2025 | 14:23 WIB
Bagikan
Dedi Mulyadi Tangani Masalah Warga yang Terjerat Jual Beli Tanah Ilegal

VISI.NEWS | BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mendapati seorang warga menjadi korban penipuan jual beli tanah ilegal.

Lewat sambungan telepon, Dedi berbicara dengan salah seorang warga terdampak penggusuran kali di Babelan yang ternyata telah mengeluarkan sejumlah dana untuk membeli sepetak tanah di pinggir kali.

Warga pendatang asal Sumedang tersebut mengaku bahwa ia tidak mengetahui akan digusur. Bahkan ia telah dijanjikan uang ganti jika terjadi penggusuran oleh seorang penggarap proyek.

Dedi Mulyadi mengobrol dengan seorang warga terdampak penggusuran akibat revitalisasi kali Babelan. Warga tersebut mengaku sebagai pendatang yang berasal dari Sumedang, Jawa Barat.

"Kampung saya Cipeteuy, Desa Cicadas," ucap warga tersebut lewat sambungan telepon dikutip dari unggahan video akun YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, Jumat (21/3/2025).

Menurut penuturannya, ia baru pindah ke Bekasi pada tahun 2013 dengan dalih tidak ada lagi penghasilan di daerah asal.

"Hijrah ke Bekasi tahun 2013 Pak. Saya ya (masalah) ekonomi, keuangan sama Bapak kan orang enggak punya jadi saya juga sebatrak-batrak. Punya istri Ya dibawa ke sini Baat sengsara gitu sebatrak-batrak juga buat makan saya kerja cuman serabutan ya di situ di bantaran kali," kata warga tersebut.

Kesehariannya pun hanya berdagang kopi dan makanan di sekitar bantaran kali.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.