Aplikasi Sentuh Tanahku Permudah Akses Layanan Pertanahan Warga 30 Aug 2026 PSI Jember Jadikan Kantor Baru sebagai Rumah Bersama, Ratusan Ojol Diajak Berdiskusi 30 Aug 2026 Layanan Peralihan Hak 10 Hari Diuji Coba, ATR/BPN Tekankan Kesiapan Masyarakat 30 Aug 2026 Layanan PERINTIS 10 Hari Percepat Proses Balik Nama Sertipikat 30 Aug 2026 Satres Narkoba Polres Sukabumi Amankan 276 Botol Miras 30 Aug 2026 Muktamar NU Tetapkan 9 Anggota AHWA, KH Nurul Huda Jazuli Raih Suara Tertinggi 30 Aug 2026 Ribuan Banser dan Pagar Nusa Perketat Pengamanan Muktamar NU 30 Aug 2026 Google Health 5.07 Dirilis, Catat Olahraga Makin Fleksibel 30 Aug 2026 Muktamar NU Memanas Lagi, Masa Tunggu Eks Parpol Diperdebatkan 30 Aug 2026 Kepercayaan pada Fakta Runtuh di Era AI 30 Aug 2026 Aplikasi Sentuh Tanahku Permudah Akses Layanan Pertanahan Warga 30 Aug 2026 PSI Jember Jadikan Kantor Baru sebagai Rumah Bersama, Ratusan Ojol Diajak Berdiskusi 30 Aug 2026 Layanan Peralihan Hak 10 Hari Diuji Coba, ATR/BPN Tekankan Kesiapan Masyarakat 30 Aug 2026 Layanan PERINTIS 10 Hari Percepat Proses Balik Nama Sertipikat 30 Aug 2026 Satres Narkoba Polres Sukabumi Amankan 276 Botol Miras 30 Aug 2026 Muktamar NU Tetapkan 9 Anggota AHWA, KH Nurul Huda Jazuli Raih Suara Tertinggi 30 Aug 2026 Ribuan Banser dan Pagar Nusa Perketat Pengamanan Muktamar NU 30 Aug 2026 Google Health 5.07 Dirilis, Catat Olahraga Makin Fleksibel 30 Aug 2026 Muktamar NU Memanas Lagi, Masa Tunggu Eks Parpol Diperdebatkan 30 Aug 2026 Kepercayaan pada Fakta Runtuh di Era AI 30 Aug 2026

Dedi Mulyadi Buka Ruang Mediasi Sengketa Lahan di Sukahaji Kota Bandung

Desi Rossilawati
Selasa, 15 April 2025 | 14:30 WIB
Bagikan
Dedi Mulyadi Buka Ruang Mediasi Sengketa Lahan di Sukahaji Kota Bandung

VISI.NEWS | KOTA BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi turun langsung ke Gang Satata Sariksa, Kelurahan Sukahaji, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung hari ini Selasa (15/4/2025).

Dedi Mulyadi terjun ke lapangan setelah mendengar konflik sengketa lahan antara salah satu perusahaan swasta dengan warga setempat.

"Saya sudah berada di Kampung Pasir Koja, Kelurahan Sukahaji, Kota Bandung. Ini warga mendiami tanah milik perusahaan PT. Sakura di antaranya, hari ini ada yang mengaku sebagai pemilik ingin membebaskan tanah mereka," kata Dedi Mulyadi melalui unggahan video akun TikTok pribadinya, @dedimulyadiofficial.

Ia membuka ruang mediasi antara warga dengan pihak perusahaan swasta yang terlibat konflik kepemilikan tanah.

"Jadi inginnya (warga) adalah pemilik sertifikat yang sebenarnya yaitu PT. Sakura datang ke sini menemui warga boleh didampingi oleh Gubernur. Akan tujuan saya nyari solusi dan warga bersedia pindah," katanya.

Diketahui sebelumnya, ratusan warga yang sudah puluhan tahun tinggal di Gang Satata Sariksa terancam kehilangan tempat tinggal.

Rumah mereka terancam dibongkar setelah ada pihak yang mengklaim sebagai pemilik sah lahan di sana.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan beberapa waktu lalu meminta warga yang tidak memiliki bukti kepemilikan tanah untuk pindah.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.