Studi FedEx-JA: 99 Persen Anak Muda Indonesia Ingin Lebih Siap Kerja 27 Aug 2026 Cuaca Bandung 27 Agustus 2026, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Sejumlah Wilayah 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Studi FedEx-JA: 99 Persen Anak Muda Indonesia Ingin Lebih Siap Kerja 27 Aug 2026 Cuaca Bandung 27 Agustus 2026, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Sejumlah Wilayah 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026

Dedi Mulyadi: Anak Nakal, ASN Malas, hingga Mabuk Jalanan Akan Dibina

Desi Rossilawati
Jumat, 9 Mei 2025 | 19:47 WIB
Bagikan
Dedi Mulyadi: Anak Nakal, ASN Malas, hingga Mabuk Jalanan Akan Dibina
VISI.NEWS | SUMEDANG Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan bahwa program pembinaan karakter melalui barak militer tidak hanya diperuntukkan bagi pelajar, tetapi juga akan diperluas untuk guru dan aparatur sipil negara (ASN) yang tidak menunjukkan kedisiplinan. Langkah ini, menurutnya, merupakan bagian dari reformasi etos kerja dan sistem pendidikan. "Ke depan, guru dan pegawai yang malas akan kami kirim ke barak tentara. Ini sebagai bagian dari pembinaan karakter," kata Dedi saat berada di Markas Kodim 0610/Sumedang, Jumat (9/5/2025). Ia menilai lemahnya keteladanan guru turut berkontribusi terhadap munculnya perilaku menyimpang di kalangan pelajar. Selain pelajar dan ASN, Dedi juga menargetkan individu yang kerap membuat kegaduhan di masyarakat, seperti pemabuk jalanan, untuk turut dibina. Namun ia memastikan pendekatan dilakukan secara manusiawi. “Kita akan tempatkan mereka di barak. Tapi tentu dengan pendekatan terstruktur, karena mereka punya keluarga. Maka, akan kami pekerjakan di proyek konstruksi pemerintah dan tetap mendapat honor,” jelasnya. Ia menegaskan bahwa program ini bukan bentuk wajib militer, melainkan pendidikan kedisiplinan yang bertujuan membangun karakter positif, termasuk mencegah pelajar mengendarai motor di bawah umur atau kecanduan gawai. Program pembinaan ini akan digelar di berbagai kabupaten/kota di Jawa Barat sesuai kesiapan daerah masing-masing. "Bupati jangan gengsi atau takut. Kalau daerah lain sudah tertib tapi di kabupatennya masih kacau, itu justru memalukan," tegasnya. Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, yang turut mendukung program ini, menjelaskan bahwa kegiatan pembinaan akan disertai sesi parenting bagi orang tua siswa. Salah satu materi yang diajarkan adalah nilai-nilai lokal Sunda melalui pendidikan Panca Waluya. “Ini bukan wajib militer. Ini ikhtiar bersama untuk menyelamatkan masa depan anak-anak bermasalah. Pemerintah harus hadir dengan kebijakan yang nyata dan berpihak pada generasi muda,” katanya. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.