Dedi Mulyadi Alihkan Dana Dinas untuk Kompensasi Pengemudi Becak dan Ojek
Editor
Desi Rossilawati
Kamis, 20 Maret 2025 | 16:00 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan kompensasi sebesar Rp 3 juta kepada para penarik becak, ojek, dan delman yang biasa beroperasi di jalur mudik di Garut, Tasikmalaya, Kuningan, dan Cirebon. Kebijakan ini bertujuan mengurangi kemacetan selama arus mudik Lebaran dengan menghentikan sementara operasional angkutan tradisional di daerah tersebut.
"Kami memberikan bantuan untuk hari raya Idul Fitri selama mulai besok (Jumat, 21/3/2025) tidak boleh lagi untuk narik penumpang di area-area yang terlewati jalur mudik agar tidak macet," kata Dedi melalui akun media sosialnya, Kamis (20/3/2025).
Dedi juga memperingatkan agar para penerima kompensasi tidak tetap beroperasi setelah menerima bantuan. Jika melanggar, mereka akan dikenai sanksi.
Menurutnya, meskipun nilai kompensasi ini besar, dampaknya jauh lebih menguntungkan bagi masyarakat.
“Misalnya saya tidak mengeluarkan Rp 6 miliar (untuk kompensasi), tapi macet sampai tujuh jam, mana yang lebih boros?” ujarnya saat Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya di Kota Bandung.
Dedi menegaskan bahwa dana kompensasi ini tidak menggunakan APBD, melainkan dari realokasi anggaran perjalanan dinas pegawai Pemprov Jabar.
“Biasanya uang tersebut digunakan untuk perjalanan dinas para pegawai provinsi, tetapi sekarang diberikan kepada rakyat,” jelasnya.
Selain kebijakan ini, Pemprov Jabar juga mempercepat proyek perbaikan jalan guna memperlancar arus mudik. Tahun ini, anggaran perbaikan jalan dinaikkan empat kali lipat dari Rp 600 miliar menjadi Rp 2,4 triliun. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!