Dede Farhan Aulawi Tekankan Pentingnya Kompetensi Global SDM Intelijen
VISI.NEWS | BANDUNG - Tantangan zaman yang terkait dengan pertahanan dan keamanan hari ini dan ke depan akan semakin kompleks, variabelnya semakin dinamis karena dipengaruhi oleh banyak faktor yang seiring dengan lompatan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Potensi ancaman pun akan berubah dengan cepat, baik ancaman konvensional, non konvensional (nuklir, biologi, dan kimia) sampai pada ancaman siber.
"Begitupun dengan perubahan lingkungan strategis yang bisa dan cepat berubah setiap saat, menuntut pengemban fungsi intelijen harus semakin trengginas, kuat, cepat, akurat dan valid dalam memantau setiap perkembangan yang bisa berimplikasi terganggunya kepentingan nasional. Disinilah tuntutan akan kualitas SDM intelijen (Humint), teknologi intelijen, dan anggaran intelijen menjadi sangat menentukan sekali “, ujar Pemerhati Intelijen Dede Farhan Aulawi di Bandung, Rabu (7/6/2023).
Hal tersebut ia sampaikan dalam pertemuan dengan para awak media setelah dirinya menjadi narasumber dan memberikan paparan ‘Kualifikasi dan Kompetensi Global SDM Intelijen Kontemporer’ dalam pertemuan International Smart Intelligence Network (ISIN) di Jakarta. Menurutnya SDM Intelijen saat ini harus mampu dan siap menghadapi tantangan global yang sangat dinamis dan kompleks. Termasuk menghadapi era disrupsi digital yang banyak merubah desain dan struktur pertahanan negara yang berimplikasi pada potensi terganggunya kepentingan dan keamanan nasional. Bahkan varian dan diversifikasi potensi ancaman juga semakin bervariatif dan mengarah pada resesi kemanusiaan serta terganggunya keamanan global yang semakin terseret pada satu situasi yang penuh dengan ketidakpastian.
Dirinya teringat pada teori kepemimpinan yang disampaikan oleh Warren Bennis dan Burt Nanus pada tahun 1987 terkait dengan VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity) yang kemudian diberikan dalam setiap pelatihan kepemimpinan militer di US Army War College untuk menggambarkan situasi politik-keamanan yang berubah cepat sejak tahun 1990-an dan wajib diantisipasi dengan perencanaan strategis dalam menjamin keamanan bangsa dan negara.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!