Dede Farhan Aulawi Jadi Penasihat APSDI
VISI.NEWS | BANDUNG – Dede Farhan Aulawi yang juga pemerhati seni dan budaya, menyatakan pentingnya peran negara dalam memberikan keadilan bagi penyandang disabilitas, terutama dalam mendapatkan fasilitas yang setara tanpa diskriminasi. Hal ini ia sampaikan saat menerima kunjungan silaturahmi dari Pengurus Besar Asosiasi Pencak Silat Disabilitas Indonesia (PB APSDI) di kediamannya, Selasa (4/3/2025).
“Peran negara sangat penting untuk mewujudkan keadilan bagi para penyandang disabilitas agar mendapat jaminan fasilitas yang sama, sehingga tidak ada diskriminasi. Sebagaimana diatur dalam UU Nomor 4 Tahun 1997 tentang Penyandang Cacat dan UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, hak setiap warga negara untuk memperoleh pendidikan harus dijamin tanpa diskriminasi,” ujar Dede.
Dalam pertemuan tersebut, pengurus PB APSDI meminta Dede untuk bergabung dalam kepengurusan sebagai pembina atau penasihat organisasi. Permintaan ini didasarkan pada pengalaman Dede sebagai pesilat dari Perguruan Silat Putra Pusaka Galunggung, Tasikmalaya, serta kiprahnya dalam berbagai organisasi kemasyarakatan, khususnya yang berfokus pada penyandang disabilitas.
Dede menyambut baik permintaan tersebut dan menegaskan bahwa APSDI memiliki peran strategis dalam memberikan ruang bagi penyandang disabilitas untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang pencak silat. Apalagi, pencak silat telah diakui UNESCO sebagai warisan budaya tak benda milik bangsa Indonesia.
Menurut Dede, secara prinsip materi dasar pencak silat bagi penyandang disabilitas tidak jauh berbeda dengan yang diajarkan kepada masyarakat umum. Teknik-teknik dasar seperti jurus, pola langkah, pukulan, dan tendangan tetap menjadi bagian dari pelatihan. Namun, metode pengajarannya perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing peserta.
Dalam praktiknya, pengajaran pencak silat bagi penyandang disabilitas memerlukan kesabaran dan teknik khusus. Misalnya, bagi tunanetra, dapat digunakan metode orientasi mobilitas, demonstrasi, serta latihan bertahap dari gerakan sederhana hingga kompleks. Penyesuaian ini bertujuan agar setiap peserta bisa memahami dan menguasai teknik pencak silat dengan optimal.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!