Dede Farhan Aulawi Jadi Narasumber di Kogabwilhan II Mabes TNI

ED
Jumat, 12 Januari 2024 | 03:41 WIB
Bagikan
Dede Farhan Aulawi Jadi Narasumber di Kogabwilhan II Mabes TNI

VISI.NEWS | JAKARTA - Dede Farhan Aulawi, menjadi narasumber di Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) II Mabes TNI Cilangkap Jakarta, Kamis (11/1/2024). Ia menyampaikan materi tentang "Peran Strategis Pengemban Fungsi Pembinaan Potensi Wilayah dalam Perspektif Strategi Pertahanan Negara".

Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Rapat Kogabwilhan II dan dilakukan secara hybrid, yaitu sebagian hadir langsung di tempat dan sebagian lagi dilakukan di ruang Vicon Kotama jajaran satuan masing-masing. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Asisten Potensi Wilayah (Aspotwil) Kogabwilhan II Brigjen TNI Muhammad Hasyim Lalhakim S.E., M.M.

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 86 personil yang terdiri dari pejabat territorial mabes TNI, para Asisten Teritorial (Aster) 6 Komando Daerah Militer (Kodam) (Diponegoro, Brawijaya, Mulawarman, Udayana, Merdeka, dan Hasanuddin), para Kepala Staf Teritorial (Kasiter) Komando Resort Militer (Korem), Asisten Potensi Maritim (Aspotmar) Komando Armada II (Koarmada II), Aspotmar Komando Lintas Laut Militer (Lantamal) (Surabaya, Makassar, Kupang, Manado, Tarakan), dan para Pasi Potensi Maritim (Paspotmar) Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal), Asisten Potensi Dirgantara (Aspotdirga) Komando Operasi TNI Angkatan Udara II (Koopsau II), dan para Kepala Dinas Potensi Dirgantara (Kadispotdirga) Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) se-Kogabwilhan II.

Dalam materinya, Konsultan Pertahanan dan Keamanan ini menjelaskan bahwa pembinaan potensi wilayah (Potwil) pada dasarnya merupakan pembinaan terhadap segenap sumber daya nasional, yang berada dalam batas wilayah geografis tertentu untuk mendukung kepentingan nasional, termasuk di dalamnya kepentingan pertahanan. Konsepnya diarahkan untuk memperoleh suatu kekuatan kewilayahan, di mana geografi sebagai ruang juang, demografi sebagai alat juang, dan kondisi sosial sebagai kondisi juang yang tangguh bagi penyelenggaraan pertahanan negara.

Ia juga menyampaikan beberapa program jangka pendek, menengah, dan panjang yang harus dilakukan oleh pengemban fungsi pembinaan kewilayahan, antara lain:

  • Jangka pendek: Pengamanan pelaksanaan pesta demokrasi 2024 dari kemungkinan adanya gerakan dalam negeri (DN) atau luar negeri (LN) yang akan mengganggu keamanan nasional (national security).
  • Jangka menengah: Membangun kepekaan wilayah (territorial awareness), Cipta, Eka, dan Dharma (CEDI) dan Dharma, Eka, dan Cipta (DEDI), serta melaksanakan tugas luar negeri sebagai pasukan penjaga perdamaian (peace keeping operation) di bawah bendera PBB.
  • Jangka panjang: Pembinaan terhadap segenap sumber daya nasional guna mendukung kepentingan nasional, termasuk di dalamnya kepentingan pertahanan.

Selain itu, ia juga menyampaikan program solutif berupa penguatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) pengemban fungsi pembina kewilayahan, inovasi program Binpotwil dengan format yang disesuaikan pada lingkungan masyarakatnya (tingkat akseptabilitas tinggi dan resistensi level rendah), semua program akan bermuara pada upaya peningkatan kohesi sosial kemanunggalan TNI-rakyat, peningkatan kerjasama dengan seluruh fungsi terkait di dalam dan di luar TNI.

Oleh karenanya, ia menilai perlu untuk terus melakukan terobosan inovatif dalam melakukan pembinaan kewilayahan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam strategi pertahanan negara. "Selamat mengemban tugas mulia untuk menjaga kedaulatan dan keutuhan bangsa dan negara," ujarnya.

Dede Farhan Aulawi merupakan salah satu tokoh muda yang aktif berkontribusi dalam berbagai bidang, terutama di pertahanan keamanan, kepariwisataan, pendidikan, sosial, dan politik. Ia juga dikenal sebagai mantan anggota Kompolnas RI, pernah mengunjungi lebih 150 negara di dunia, pendiri Genppari dll.

@mpa

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.