DARI PONPES KE PONPES | Pondok Pesantren Darussalam Garut
ED
Editor
M Purnama Alam
Kamis, 13 April 2023 | 12:16 WIB
Maka atas dasar latar belakang tersebut, pada tanggal 9 Desember 1986 didirikanlah Tarbiyatul Mu’allimin Al-Islamiyah (TMI) untuk Putra dan pada tanggal 20 Mei 1995 untuk Putri
Visi Pondok Pesantren
- Pondok Pesantren Darussalam mempunyai visi sebagai Lembaga Pendidikan Islam yang mencetak kader-kader pemimpin ummat, menjadi tempat ibadah, serta menjadi sumber ilmu pendidikan Islam, bahasa Al-Qur’an dan ilmu pengetahuan umum dengan tetap berjiwa pesantren.
Misi Pondok Pesantren
- Mempersiapkan generasi yang unggul dan berkualitas menuju terbentuknya khoiru ummah. Mendidik dan mengembangkan generasi mukmin-muslim yang berbudi tinggi, berbadan sehat, berpengetahuan luas, dan berfikiran bebas, serta berkhidmat kepada masyarakat.
- Mengajarkan ilmu pengetahuan agama dan umum secara seimbang menuju terbentuknya ulama yang intelek.
- Mempersiapkan warga Negara yang berkepribadian Indonesia yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT
Orientasi Pendidikan
- Hidup sederhana.
- Tidak berpartai (perekat ummat, berdiri di atas dan untuk semua golongan).
- Ibadah Tholabul Ilmi.
Falsafah
Falsafah kelembagaan
- Pondok Pesantren Darussalam berdiri di atas dan untuk semua golongan.
- Pondok adalah lapangan perjuangan, bukan tempat mencari penghidupan.
- Pondok itu milik ummat, bukan milik kyai.
Falsafah Kependidikan
- Apa yang dilihat, didengar, dirasakan, dan dialami santri sehari-hari harus mengandung unsur pendidikan.
- Hidup sekali, hiduplah yang berarti. Berjasalah tapi jangan minta jasa.
- Mau dipimpin dan siap memimpin serta patah tumbuh hilang berganti.
- Berani hidup tak takut mati, takut mati jangan hidup, takut hidup mati saja.
- Seluruh mata pelajaran harus mengandung pendidikan akhlak. In Uriidu Illal Islah.
- Khair an-naas anfa’uhum li an-naas. Pendidikan itu by doing bukan by lips.
- Bondo, bahu, piker, lek perlu sak nyawane pisan.
- I’malu fauqa ma’amilu.
- Hanya orang yang penting yang tahu arti kepentingan dan hanya pejuang yang tahu arti perjuangan.
Falsafah Pembelajaran
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!