Dari Gang Sempit Surabaya, Rizky Ridho Pimpin Mimpi Indonesia Juara ASEAN Hyundai Cup 2026
Menurut Rizky, Herdman bukan hanya menghadirkan pendekatan taktik yang lebih modern, tetapi juga membangun budaya kepemimpinan kolektif di dalam tim.
"Menurut saya pengaruh beliau sangat baik. Beliau sangat detail, membawa aura yang positif, dan semoga target-target Timnas Indonesia bisa tercapai bersama beliau," kata Rizky.
Ia menjelaskan bahwa Herdman tidak hanya menunjuk satu kapten sebagai pemimpin.
"Di era Coach Herdman, pemimpin bukan hanya satu orang. Beliau membentuk enam hingga tujuh pemain sebagai kelompok pemimpin. Dengan begitu, tim bisa dirangkul bersama-sama, bukan hanya oleh satu orang. Kami dibentuk untuk membawa tim ini menjadi juara dan membawa trofi ke Indonesia."
Bagi Rizky Ridho, keberhasilan Timnas Indonesia nantinya bukan sekadar soal mengangkat trofi, melainkan memberikan kebahagiaan bagi jutaan masyarakat Indonesia yang telah lama menantikan prestasi di level Asia Tenggara.
"Semoga kami bisa menunjukkan apa yang diinginkan pelatih, membuat masyarakat Indonesia bangga, dan insyaallah membawa pulang trofi untuk Indonesia untuk pertama kalinya," tutup Rizky.
ASEAN Hyundai Cup™ 2026 menjadi edisi istimewa karena menandai 30 tahun penyelenggaraan turnamen sepak bola paling bergengsi di kawasan Asia Tenggara. Di tengah besarnya harapan publik, sosok Rizky Ridho menjadi simbol perjalanan seorang anak dari gang-gang kecil Surabaya yang kini memimpin perjuangan Garuda mengejar sejarah baru: menghadirkan gelar juara ASEAN pertama bagi Indonesia.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!