Studi FedEx-JA: 99 Persen Anak Muda Indonesia Ingin Lebih Siap Kerja 27 Aug 2026 Cuaca Bandung 27 Agustus 2026, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Sejumlah Wilayah 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Studi FedEx-JA: 99 Persen Anak Muda Indonesia Ingin Lebih Siap Kerja 27 Aug 2026 Cuaca Bandung 27 Agustus 2026, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Sejumlah Wilayah 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026

Dalam Rangka Hilirisasi, Prabowo Perintahkan Menkeu Hemat Besar-besaran

Desi Rossilawati
Senin, 20 Januari 2025 | 12:53 WIB
Bagikan
Dalam Rangka Hilirisasi, Prabowo Perintahkan Menkeu Hemat Besar-besaran

VISI.NEWS | JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengaku telah memerintahkan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani untuk melakukan penghematan besar-besaran. Prabowo berkomitmen mewujudkan hilirisasi dan industrialisasi besar-besaran hingga mampu mengagetkan dunia.

Hal itu disampaikan Prabowo saat peresmian proyek ketenagalistrikan di PLTA Jatigede, Sumedang, Jawa Barat, Senin (20/1/2025). Prabowo mulanya menyebut masih membutuhkan anggaran hingga Rp 48 triliun untuk menyelesaikan seluruh proyek listrik yang dicanangkan.

"Saudara-saudara sekalian, masih ada tadi laporan berapa ribu dusun yang belum sampai listrik. Dan dilaporkan berapa, kita butuh Rp 48 triliun untuk mencapai itu semua," kata Prabowo.

Prabowo menghitung tiap tahun selama kepemimpinannya membutuhkan sekitar Rp 9 triliun untuk proyek tersebut. Dia mengaku percaya diri akan mampu menyelesaikannya selama dirinya menjabat.

"Kalau Rp 48 triliun dibagi 5 berapa itu? Rp 9 triliun? Rasa-rasanya 5 tahun kita bisa selesaikan. Rasa-rasanya," kata Prabowo

Prabowo pun mengaku memerintahkan Menkeu Sri Mulyani untuk menghemat besar-besaran di seluruh bidang. Dia mengatakan, langkah itu diambil agar dapat mewujudkan hilirisasi dan industrialisasi di RI secara besar-besaran hingga mampu mengagetkan dunia.

"Karena saya dapat laporan dari Menteri Keuangan, arahan saya untuk melakukan penghematan di semua bidang, alhamdulillah menghasilkan penghematan yang cukup besar sehingga bangsa kita akan melakukan transformasi ke arah hilirisasi, ke arah industrialisasi secara besar-besaran dan secara akan mengagetkan dunia, Saudara-saudara sekalian," kata Prabowo disambut tepuk tangan hadirin. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.