Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026

Dakwah Melalui Digital Pahalanya Tidak Terbatas

ED
Jumat, 2 September 2022 | 07:20 WIB
Bagikan
Dakwah Melalui Digital Pahalanya Tidak Terbatas

VISI.NEWS | JAKARTA - Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Cholil Nafis menyampaikan urgensi digitalisasi konten-konten dakwah Islam wasathiyah.

Hal ini disampaikannya dalam acara Halaqah Youtuber dan Influencer, menuju Kongres Mujahid Digital dan Konsolidasi Nasional Komisi Infokom MUI, yang mengusung tema “Transformasi Digital Islam Wasathiyah untuk Peradaban Global”, Rabu (31/8/2022) di gedung Graha Mental Spiritual, Jakarta.

Kiai Cholil mengatakan bahwa perkembangan teknologi informasi sudah bergeser menjadi media digital. Bermula dari tradisi media lisan, cetak, era first age media, second age media, dan terakhir era digital.

Orang Indonesia, kata dia, lebih banyak memegang handphone daripada media lainnya. Maka dari itu, kata Kiai Cholil, kita harus berimigrasi ke media digital.

“Kalau kita berimigrasi ke digital, pahalanya tidak terbatas, keikhlasannya juga lebih tinggi karena kita ga tau berapa banyak orang yang menonton (konten itu), penontonnya pun tidak terbatas ruang dan waktu,” ujarnya.

Beliau juga mengatakan bahwa sekarang sudah banyak diskusi di media digital, bahkan latihan manasik haji pun dilakukan di media digital.

Meskipun demikian, Kiai Cholil menyampaikan bahwa kita tetap harus bijak dan berhati-hati dalam bermedia sosial. Terutama dalam menghadapi perbedaan, hatespeech ataupun konten-konten berbau ekstremisme.

“Kita ambil apa yang produktif, apa yang baik, kalo masalah khilafiah ya biarin saja (tidak perlu terlalu diributkan),” imbuhnya.

Lebih lanjut, Kiai Cholil juga mengatakan bahwa dengan media sosial, kita bisa menyampaikan narasi yang positif dan narasi Islam wasathiyah. Karena, menurutnya, narasi bisa mengubah persepsi orang, terutama kalangan muda.

“Yang penting kita bisa memberikan warna, mau dia (kelompok ekstrem) berubah atau tidak itu bukan urusan kita, tapi mungkin jawaban kita itu bisa memberikan pencerahan bagi pembaca yang lain,” pungkasnya. @fen

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.