Cuaca Ekstrem Terjang DIY, BPBD Fokus Penanganan Puluhan Titik Bencana
VISI.NEWS | DIY - Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sepanjang Jumat memicu rentetan kejadian kebencanaan di sejumlah kabupaten. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY mencatat puluhan titik terdampak mulai dari pohon tumbang, tanah gerak, hingga longsor yang merusak rumah warga.
Berdasarkan laporan BPBD hingga Jumat pukul 22.20 WIB, Kabupaten Bantul menjadi wilayah dengan kejadian terbanyak. Sedikitnya 54 titik pohon tumbang tercatat di Kecamatan Sanden, Kretek, dan Imogiri. Pohon-pohon tersebut menimpa berbagai fasilitas umum, seperti jalan, rumah warga, perkantoran, area makam, hingga jaringan listrik.
Selain itu, BPBD juga melaporkan tujuh titik tanah gerak yang berdampak pada talud, akses jalan, dan rumah warga di Kecamatan Imogiri, Piyungan, serta Dlingo.
Kondisi serupa terjadi di Kabupaten Gunungkidul. Hingga pukul 23.55 WIB, pohon tumbang dilaporkan di wilayah Tanjungsari, Wonosari, dan Playen. Beberapa pohon tersebut menimpa rumah warga. Di Kecamatan Tanjungsari, luapan air sungai juga menyebabkan sejumlah bangunan, termasuk rumah, sekolah, dan kios, tergenang air.
Sementara itu, di Kabupaten Kulon Progo, hujan lebat memicu tanah longsor yang mengenai rumah warga di Sidowayah, Kalurahan Hargowilis, Kecamatan Kokap. Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 WIB.
“Mengakibatkan dinding rumah jebol,” demikian laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD DIY yang diterima pada Sabtu pagi.
Adapun hingga laporan terakhir diterima, BPBD menyatakan belum ada informasi kejadian kebencanaan akibat cuaca ekstrem di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman.
BPBD DIY menegaskan bahwa proses penanganan dan pendataan masih terus berlangsung di seluruh wilayah terdampak.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!