Cuaca 17 Bandara Indonesia Hari Ini, Sumatra dan Papua Waspada Hujan
Sementara itu, Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman di Balikpapan, Kalimantan Timur, diprakirakan mengalami kondisi berawan. Tiupan angin kencang secara periodik masih berpotensi terjadi.
Di Sulawesi Selatan, Bandara Sultan Hasanuddin di Maros diprakirakan mengalami cuaca cerah berawan hingga hujan ringan yang terjadi tidak merata. Potensi angin kencang di sekitar wilayah Maros-Makassar juga perlu diwaspadai.
Bandara Sam Ratulangi di Manado, Sulawesi Utara, diprakirakan berawan. Meski tidak menjadi wilayah dengan prakiraan hujan ekstrem dalam rangkuman tersebut, BMKG tetap memasukkan kawasan ini dalam area yang perlu mewaspadai potensi angin kencang.
Kondisi yang lebih basah diprakirakan terjadi di Bandara Sentani, Jayapura, Papua. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi pada waktu tertentu. Kondisi tersebut perlu mendapat perhatian karena hujan dapat berdampak terhadap jarak pandang atau visibility, terutama ketika pesawat melakukan proses pendaratan.
Secara keseluruhan, prakiraan cuaca di 17 bandara tersebut memperlihatkan pola yang beragam. Bandara-bandara di Sumatra menjadi wilayah yang relatif lebih berisiko terhadap hujan dan angin kencang, dengan kondisi paling signifikan diprakirakan terjadi di Aceh. Papua juga perlu mewaspadai hujan yang berpotensi memengaruhi jarak pandang penerbangan.
Sebaliknya, sejumlah bandara di Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara cenderung mengalami cuaca cerah, cerah berawan, atau berawan. Namun, kondisi kering tersebut bukan berarti seluruh wilayah bebas dari gangguan cuaca karena angin kencang masih berpotensi terjadi secara lokal.
Dari sisi operasional penerbangan nasional, BMKG sebelumnya mengonfirmasi hasil paper test negatif terhadap abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di delapan bandara yang sempat terdampak. Dengan hasil tersebut, bandara-bandara terkait dapat kembali beroperasi, sementara pemerintah tetap melakukan langkah mitigasi dan pemantauan terhadap potensi dampak aktivitas vulkanik.
Bagi calon penumpang yang terbang pada Kamis, 10 September 2026, perubahan cuaca tetap perlu diperhatikan karena hujan lebat, petir, angin kencang, maupun penurunan jarak pandang dapat memengaruhi proses penerbangan. Penumpang disarankan memeriksa informasi terbaru dari maskapai dan pengelola bandara sebelum berangkat, terutama bagi penerbangan dari atau menuju wilayah yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!