Criteo: 12.12 Jadikan Festival Belanja Terbesar di Indonesia pada 2021
Peritel harus memperhatikan momen-momen seperti ini untuk menarik perhatian pembeli sebelum momen belanja musiman akhir tahun. “Cara utama bagi brand untuk melakukan hal ini dengan lebih bermakna selain dari penggunaan media digital adalah melalui video dan connected TV. Menurut laporan Criteo’s State of Video & Connected TV, sekitar 51% pemirsa video dan connected TV di Asia-Pasifik mengonfirmasi bahwa layanan streaming video telah memengaruhi keputusan pembelian mereka dalam 12 bulan terakhir,” komentar Sukesh Singh, Head of Large Customers, Southeast Asia. “Iklan melalui video dan connected TV terus memengaruhi keputusan pembelian konsumen sehingga brand harus mempertimbangkan mitra iklan yang dapat membantu mereka menerapkan data pihak pertama untuk membangun pemirsa”.
Pengalaman musim liburan yang akan mendorong keinginan berbelanja di toko: Pandemi telah mendorong lebih banyak pengguna untuk berada di dunia online. Indonesia mencatat terdapat 202,6 juta pengguna internet pada Januari 2021, meningkat 16% dari tahun sebelumnya. Namun, data dari perilaku konsumen tahun lalu menyatakan bahwa konsumen cenderung lebih memilih untuk berbelanja di toko fisik karena mereka menikmati pengalaman berbelanja secara langsung selama musim liburan.
Hasil lainnya juga menunjukkan alasannya adalah dapat melihat dan menyentuh produk yang mereka beli, mendapatkan ide belanja yang lebih baik di toko, serta dapat melakukan pembelian di menit terakhir jika diperlukan. “Menurut Criteo’s Consumer Sentiment Index Survey, tahun lalu search engines ditemukan sebagai cara terpopuler bagi konsumen untuk menemukan produk baru di seluruh kategori, seperti pakaian, elektronik, perabotan rumah tangga, dan perlengkapan olahraga. Hal ini juga diikuti oleh toko fisik, situs web dan aplikasi brand, situs web dan aplikasi ritel, ataupun iklan online. Oleh karena itu, sangat penting bahwa brand memiliki strategi omnichannel yang kuat untuk menjadi yang terdepan yang memudahkan penemuan barang dan pada akhirnya mendorong keterlibatan dan pembelian selama pengalaman ritel,” kata Singh. Kenyamanan mendorong belanja online: Pembeli yang lebih memilih belanja online mengaitkan preferensi mereka dengan kenyamanan yang diberikan melalui belanja online. Hal ini terutama bagi konsumen yang lebih muda, seperti Gen Z dan Millennial. Hasil lainnya menunjukkan bahwa kecenderungan yang lebih tinggi untuk membeli hadiah secara online dikarenakan mereka yakin akan dapat menemukan harga yang lebih baik. “Langkah awal yang perlu diambil sebuah brand adalah untuk menelaah kembali strategi commerce media mereka dan menerapkannya. Hal ini mengacu pada pendekatan baru untuk periklanan digital yang menggabungkan data penjualan dan kecerdasan untuk menargetkan konsumen sepanjang perjalanan belanja mereka dan membantu para pemasar dan pemilik media mendorong hasil penjualan. Setelah mengidentifikasi demografi pembeli utama mereka, brand dapat memanfaatkan kampanye awareness, consideration, dan conversion selama musim belanja musim liburan untuk mendorong audiens dari satu tahap ke tahap selanjutnya dalam sebuah perjalanan konsumen,” tutup Singh.@nia
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!