Compas.co.id rilis Data E-commerce Sektor FMCG Tahun 2023, Nilai Penjualan Capai Rp57,6 Triliun
Lebih lanjut Drata menjelaskan bahwa fenomena ini berpotensi sebagai dampak dari beberapa hal yang terjadi di tahun 2022 maupun 2023. Seperti pertumbuhan parfum yang cukup meningkat di tahun 2023, ditengarai oleh munculnya brand-brand lokal yang mampu bersaing dengan brand global. Sementara di kategori makanan dan minuman pertumbuhan dari frozen food diperkirakan adalah dampak dari perubahan perilaku konsumen saat pandemi, yang menyimpan sejumlah makanan dalam cold storage dalam satu kali transaksi, dan dapat dikonsumsi di kemudian hari.
Nampaknya hal ini masih menjadi tren meskipun Indonesia sudah resmi memasuki masa endemik di pertengahan tahun 2023 lalu. Kebiasaan baru yang terbentuk, ditambah kepraktisan yang ditawarkan menjadi value yang bermanfaat bagi masyarakat Indonesia. Pada kategori Moms & Baby mengalami penurunan 2% atau senilai Rp81 juta dibanding tahun lalu, dimana fenomena boikot produk memberikan dampak yang cukup signifikan. Penurunan yang lebih signifikan terasa di kategori kesehatan, menurun 12% atau senilai Rp1,2 triliun.
Pengumuman mengenai endemik diperkirakan menjadi penyebab terjadinya penurunan kesadaran penggunaan alat-alat pendukung kesehatan di tahun 2023 lalu.
“Pada perilisan kali ini kami tidak hanya semata-mata memberikan informasi performa secara umum kepada publik, namun kami juga memberikan data terperinci, sehingga kami berharap dapat memberikan manfaat dan membantu bagi para pemilik brand dalam mengevaluasi dan benchmarking dengan industri. Karena kami juga memberikan informasi seperti market share dari beragam jenis produk, kaleidoskop kejadian-kejadian penting dan mempengaruhi e-commerce di tahun 2023, dan juga informasi mengenai TikTok Shop,” terang Narendrata.
FMCG Report 2023 ini juga turut menyuguhkan data outlook di tahun 2024, dimana Compas.co.id memperkirakan akan terjadi kenaikan nilai penjualan sekitar 3% ke angka Rp58,3 triliun di tahun politik ini. Adapun FMCG Report 2023 Free Version dirilis oleh Compas.co.id pada 10 Januari 2024, dan dapat diunduh secara gratis di laman Compas.co.id hingga 2 minggu ke depan. “Manfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan informasi yang dapat membantu para pemilik brand dalam membuat strategi dan mengambil keputusan di tahun 2024 berdasarkan data,” tutup Narendrata
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!