Compas.co.id Prediksi Harbolnas 2024 Meningkat 25,2%
Kemudian, beauty consumer di Indonesia juga cenderung menyukai paket kecantikan, yang dimana bisa diartikan promo bundling produk cukup menjanjikan untuk pasar e-commerce Indonesia,” ungkap Narendrata.
Narendrata optimis pada Harbolnas di tahun 2024 akan menuai hasil positif, meskipun ia juga menyadari saat ini ekonomi Indonesia tengah menghadapi tantangan besar. Mulai dari deflasi yang terjadi selama 4 bulan berturut-turut, hingga Indeks PMI manufaktur yang anjlok dan menyebabkan meningkatnya gelombang PHK di Indonesia, yang kini tembus di atas 46.000 karyawan.
Menanggapi hal ini, menurut Narendrata hadirnya Harbolnas diharapkan dapat membantu masyarakat Indonesia dalam memenuhi kebutuhannya. “Pada periode Harbolnas dari tahun ke tahun, seringkali kita menemukan berbagai penawaran menarik. Kita semua berharap campaign / penawaran dari brand dapat diramu dengan tepat, sehingga sesuai dengan kebutuhan konsumen dan manfaatnya dapat segera dirasakan,” harap Narendrata.Baginya momen Harbolnas ini juga merupakan salah satu peluang bagi Indonesia untuk bangkit dan kembali menggairahkan roda ekonomi.
Berkomitmen mendukung hal tersebut, Compas.co.id meluncurkan Compas Market Insight: Road to Harbolnas Report 2024, yang diharapkan dapat menjadi acuan bagi brand, khususnya di sektor FMCG dalam membuat campaign / penawaran pada periode Harbolnas 2024.
Pantau Dampak Deflasi Bersama Compas.co.id
Tidak hanya itu, Compas.co.id juga juga berkomitmen untuk memberikan informasi atau situasi terkini terkait fenomena deflasi di e-commerce. “Mudah-mudahan dengan peluncuran report ini Compas.co.id dapat membantu teman-teman brand yang tengah berupaya kembali menggairahkan perekonomian Indonesia. Teman-teman brand jangan khawatir, selain report ini kami juga berkomitmen untuk memberikan pantauan terkini terkait dampak deflasi di pasar e-commerce, khususnya sektor FMCG. Kami berharap melalui data-data dan rekomendasi yang kami sajikan, dapat membantu teman-teman brand dalam mengambil keputusan berdasarkan dengan data,” tutup Narendrata.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!