CNG Gantikan LPG, Strategi Energi Hadapi Tekanan Impor
Pemerintah bersama perusahaan energi seperti PGN mulai mengembangkan infrastruktur tersebut, termasuk pembangunan stasiun dan perluasan layanan ke sektor industri dan komersial. Upaya ini menjadi tahap awal sebelum implementasi lebih luas ke sektor rumah tangga.
Selain aspek infrastruktur, faktor sosial dan teknis juga menjadi perhatian. Perbedaan tekanan penyimpanan antara CNG dan LPG menuntut standar keselamatan yang lebih tinggi. Di sisi lain, masyarakat yang telah lama menggunakan LPG perlu beradaptasi dengan sistem baru yang memiliki karakteristik berbeda.
Dari perspektif lingkungan, penggunaan CNG dinilai lebih ramah karena menghasilkan emisi yang lebih rendah. Hal ini sejalan dengan upaya global dalam mendorong penggunaan energi yang lebih bersih. Namun, dari sisi efisiensi penggunaan, LPG masih memiliki keunggulan nilai kalor yang lebih tinggi, sehingga tetap kompetitif untuk kebutuhan memasak.
Kebijakan ini juga berkaitan dengan upaya mengurangi beban subsidi energi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Dengan memanfaatkan gas domestik, pemerintah berpotensi menekan pengeluaran untuk impor sekaligus meningkatkan efisiensi fiskal. Anggota Komisi XII DPR RI Yulisman menilai bahwa CNG dapat menjadi solusi transisi yang realistis karena berbasis sumber daya dalam negeri.
“CNG ini bisa menjadi solusi transisi yang realistis. Kita punya sumber gas domestik yang cukup besar, tinggal bagaimana kita distribusikan secara efektif ke masyarakat dan sektor usaha,” ujar Yulisman, Selasa (29/4/2026).
Ia juga menilai bahwa pemanfaatan CNG berpotensi memberikan efisiensi ekonomi sekaligus mengurangi ketergantungan impor elpiji.
“Daerah-daerah penghasil gas seperti Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan itu sangat potensial,” kata Yulisman.
“Di sana kita bisa mulai dari skala industri, UMKM, hingga perumahan melalui skema CNG atau yang dikenal sebagai virtual pipeline,” lanjutnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!