CIA Bidik Perwira Militer China Lewat Video Propaganda, Manfaatkan Gejolak Politik di Beijing
“Video-video kami sebelumnya telah menjangkau jutaan orang dan menginspirasi sumber-sumber baru,” ujarnya, tanpa merinci detail operasional.
Langkah terbaru ini dipandang sebagai pendekatan berbeda dari pola operasi intelijen konvensional. Alih-alih sepenuhnya bergerak secara rahasia, CIA kini memanfaatkan ruang digital sebagai medan perekrutan terbuka, terutama di tengah meningkatnya ketegangan militer dan teknologi antara dua kekuatan terbesar dunia tersebut.
Hubungan Washington dan Beijing memang semakin memanas dalam beberapa tahun terakhir. Pemerintah Amerika Serikat menyebut badan intelijen China aktif merekrut pegawai pemerintah AS, baik yang masih aktif maupun yang sudah pensiun. Di sisi lain, Beijing beberapa kali mengumumkan pembongkaran jaringan mata-mata yang disebut-sebut bekerja untuk Amerika Serikat.
Persaingan senyap antara dua raksasa global ini oleh banyak pengamat disebut sebagai bentuk baru perang dingin, dengan medan pertempuran yang tak hanya mencakup militer dan teknologi, tetapi juga dunia maya serta perekrutan sumber daya manusia di lingkaran kekuasaan masing-masing negara. @kanaya
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!