Sustainability Shift Buka Peluang Baru di Lima Sektor Strategis Indonesia 20 Aug 2026 Kertajati Disiapkan Jadi MRO Pesawat Tempur TNI 20 Aug 2026 Bandung Creative Hub, Ruang Gratis Lahirkan Talenta Kreatif 20 Aug 2026 Peraturan Dana Jurnalisme Didorong Segera Disahkan Dewan Pers 20 Aug 2026 Cetak Generasi Petani Masa Depan, University of Melbourne Gandeng IPB dan UGM 20 Aug 2026 tridorian Buka Experience Center Gemini Enterprise di Singapura 20 Aug 2026 Garam Himalaya vs Laut, Mana Lebih Sehat? 20 Aug 2026 Transjakarta Alihkan Koridor 13 Imbas Kendala Teknis di Petukangan 20 Aug 2026 Review Harusnya Horor, Reza Arap Bawa AAA Clan ke Bioskop 20 Aug 2026 Indonesia-Kamboja Bentuk 'Indonesia Desk', Perangi Jaringan Scam Lintas Negara 20 Aug 2026 Sustainability Shift Buka Peluang Baru di Lima Sektor Strategis Indonesia 20 Aug 2026 Kertajati Disiapkan Jadi MRO Pesawat Tempur TNI 20 Aug 2026 Bandung Creative Hub, Ruang Gratis Lahirkan Talenta Kreatif 20 Aug 2026 Peraturan Dana Jurnalisme Didorong Segera Disahkan Dewan Pers 20 Aug 2026 Cetak Generasi Petani Masa Depan, University of Melbourne Gandeng IPB dan UGM 20 Aug 2026 tridorian Buka Experience Center Gemini Enterprise di Singapura 20 Aug 2026 Garam Himalaya vs Laut, Mana Lebih Sehat? 20 Aug 2026 Transjakarta Alihkan Koridor 13 Imbas Kendala Teknis di Petukangan 20 Aug 2026 Review Harusnya Horor, Reza Arap Bawa AAA Clan ke Bioskop 20 Aug 2026 Indonesia-Kamboja Bentuk 'Indonesia Desk', Perangi Jaringan Scam Lintas Negara 20 Aug 2026

Cetak Generasi Petani Masa Depan, University of Melbourne Gandeng IPB dan UGM

ED
PN
Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:49 WIB
Bagikan
Cetak Generasi Petani Masa Depan, University of Melbourne Gandeng IPB dan UGM

Model ini menjadi penting karena persoalan pertanian masa depan tidak dapat diselesaikan hanya melalui satu pendekatan disiplin ilmu.

Transformasi sektor pertanian membutuhkan kolaborasi antara ilmu pertanian, teknologi, sains pangan, ekonomi, bisnis, lingkungan, serta kebijakan publik.

Dengan pengalaman belajar di Indonesia dan Australia, lulusan diharapkan memiliki kemampuan untuk memahami persoalan dari berbagai sudut pandang dan menerjemahkannya menjadi solusi yang relevan.

Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global

Dari sisi Indonesia, Dean of Economics and Management IPB, Professor Irfan Syauqi Beik, menekankan bahwa kemitraan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat daya saing lulusan Indonesia di tingkat global.

Menurutnya, IPB selama puluhan tahun telah membangun keahlian dalam bidang pertanian tropis dan sistem pangan berkelanjutan.

Pengalaman tersebut menjadi modal penting ketika dipadukan dengan kekuatan riset University of Melbourne.

“Kemitraan ini mencerminkan komitmen jangka panjang Faculty of Economics and Management, IPB dalam menghasilkan lulusan pertanian, termasuk di bidang agribisnis, yang memiliki daya saing global,” kata Professor Irfan.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.