Cerita Hikmah, Saat Ahmad Kedatangan Tamu yang akan "Pergi Haji"
"Tapi, pak. Dia masih di dalam. Dia sedang bersiap untuk salat tahajud. Dia juga berdoa untuk saya agar saya bisa menunaikan haji. Dia juga berdoa untuk saya agar saya mendapat keberkahan di malam Isra Miraj. Apakah itu semua bohong?" tanya Ahmad.
"Ya, pak. Itu semua bohong. Dia hanya berpura-pura untuk mendapatkan simpati dan kepercayaan Anda. Dia tidak pernah salat, berpuasa, atau bersedekah. Dia hanya membaca Al-Quran untuk menipu orang. Dia tidak peduli dengan malam Isra Miraj. Dia hanya ingin mencuri barang-barang Anda. Kami harus segera menangkapnya sebelum dia kabur. Bolehkah kami masuk, pak?" tanya polisi itu.
"Baiklah, pak. Silakan masuk. Tapi, tolong jangan kasar. Saya masih menghormati dia sebagai tamu saya," kata Ahmad.
Polisi itu pun masuk ke rumah Ahmad. Ia menuju ke kamar tamu di mana Abdul Aziz berada. Ia membuka pintu dan terkejut melihat apa yang ada di dalam.
Di dalam kamar, Abdul Aziz tergeletak di lantai dengan wajah pucat dan mulut berbusa. Di sebelahnya, ada tas yang terbuka dan berisi uang, paspor, dan perlengkapan haji. Di atas meja, ada sebuah botol yang berisi racun.
Polisi itu pun memeriksa nadi Abdul Aziz dan mendapati bahwa dia sudah meninggal. Ia pun menghubungi rekannya untuk melaporkan kejadian itu.
@mpa
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!