Cerita Hikmah di Bulan Rajab, Wanita yang Istiqomah Membaca Al-Ikhlas

ED
Sabtu, 13 Januari 2024 | 15:48 WIB
Bagikan
Cerita Hikmah di Bulan Rajab, Wanita yang Istiqomah Membaca Al-Ikhlas

VISI.NEWS | BANDUNG - Bulan Rajab merupakan salah satu bulan suci dalam kalender Islam yang memiliki keutamaan tersendiri. Banyak umat muslim yang beramal dengan melakukan puasa sunnah Rajab sebagai salah satu bentuk ibadah kepada Allah SWT. Namun, tidak hanya puasa, ada juga amalan lain yang sangat dianjurkan di bulan Rajab, yaitu membaca surat Al-Ikhlas.

Surat Al-Ikhlas adalah surat ke-112 dalam Al-Quran yang terdiri dari empat ayat. Surat ini mengandung makna tauhid yang sangat tinggi, yaitu pengakuan akan keesaan Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda bahwa membaca surat Al-Ikhlas sama dengan sepertiga Al-Quran.

Ada sebuah kisah nyata yang menggambarkan betapa besar keutamaan membaca surat Al-Ikhlas di bulan Rajab. Kisah ini terdapat dalam kitab "Al-Fawaid al-Majmu'ah" karya Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyah.

Dalam kitab tersebut dikisahkan ada seorang wanita yang istiqomah selalu membaca surat Al-Ikhlas di bulan Rajab. Ia selalu membaca Al-Quran di Baitul Maqdis setiap bulan Rajab menggunakan pakaian dari bulu kambing (kain wol).

Suatu hari, ia bertemu dengan seorang lelaki yang bernama Abu Bakar al-Siddiq. Lelaki itu bertanya kepada wanita tersebut, "Apakah engkau tahu apa yang engkau baca?" Wanita itu menjawab, "Ya, aku tahu. Aku membaca surat Al-Ikhlas yang mengandung makna keesaan Allah."

Abu Bakar al-Siddiq kemudian berkata, "Demi Allah, engkau benar. Aku adalah Abu Bakar al-Siddiq, sahabat Rasulullah SAW. Aku datang ke sini untuk menunaikan haji. Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda bahwa barang siapa yang membaca surat Al-Ikhlas di bulan Rajab, maka Allah akan memberikan minuman kepadanya dengan minuman yang lebih putih dari susu dan lebih manis dari madu."

Wanita itu terkejut mendengar perkataan Abu Bakar al-Siddiq. Ia berkata, "Aku tidak pernah mendengar hadis seperti itu. Apakah engkau yakin bahwa Rasulullah SAW bersabda demikian?" Abu Bakar al-Siddiq bersumpah dengan nama Allah bahwa ia tidak berdusta.

Wanita itu kemudian berkata, "Kalau begitu, aku akan meninggalkan membaca surat Al-Ikhlas dan membaca surat lain yang lebih panjang." Abu Bakar al-Siddiq heran dan bertanya, "Mengapa engkau ingin meninggalkan surat Al-Ikhlas yang memiliki keutamaan besar?"

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.