Cerita 3 Jam Sopir Terjepit Kabin Ringsek dalam Kecelakaan Beruntun di Sukabumi
Kondisi dump truk yang terlibat kecelakaan di Jalan Raya Sukabumi-Bogor, tepatnya di Kampung Sekarwangi, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (4/7/2026)./visi.news/ist.
VISI.NEWS – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Raya Sukabumi-Bogor, tepatnya di Kampung Sekarwangi, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 01.00 WIB.
Tidak ada korban dalam kejadian ini, namun seorang sopir terjepit kabin kendaraan yang ringsek. Upaya untuk mengeluarkan sopir, membutuhkan waktu selama tiga jam.
Kecelakaan ini bermula dari dump truk bernopol Z 8247 YB yang dikemudikan Suhaeli (29) mengalami rem blong ketika melintasi jembatan Sekarwangi.
Kendaraan kemudian hilang kendali dan menabrak tiga kendaraan lainnya, yakni truk wing boks bernomor polisi B 9702 BEV yang dikemudikan Ahmad Furkon (34), Toyota Avanza bernomor polisi F 1172 WT yang dikemudikan Sandi Rahandi (35), serta truk boks bernomor polisi B 9526 PXV yang dikemudikan Rizal Ramadhan (30).
“Diduga sistem pengereman tidak berfungsi dengan baik sehingga mengakibatkan pengemudi tidak bisa menguasai laju kendaraan dan kemudian hilang kendali,” kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, Ipda Wangsit Edhi Wibowo.
Wangsit melanjutnya, dump truk yang mengangkut batu split hilang kendali ke jalur kanan dan menyenggol ban belakang kanan truk wing boks yang melaju dari arah berlawanan.
Setelah itu, pengemudi dump truk membanting setir ke kiri hingga menabrak bagian belakang Toyota Avanza bernomor polisi F 1172 WT yang melaju searah di depannya.
Kendaraan kemudian kembali oleng ke kanan dan menabrak bagian depan truk boks pengangkut minuman dalam kemasan yang dikemudikan Rizal. Tabrakan itu menyebabkan truk boks terguling hingga muatanya tumpah ke jalan.
“Pengemudi bernama Rizal mengalami luka di bagian kaki dan luka di bagian dada. Kemudian dibawa ke RSUD Sekarwangi Cibadak,” ujarnya.
3 Jam Terjepit
Sementara itu, proses evakuasi Rizal dari kabin truk yang ringsek berlangsung dramatis. Kedua kaki korban terjepit bodi kendaraan, sehingga petugas harus menggunakan berbagai alat, seperti takel, linggis, dan alat pemotong besi.
Komandan Posko V Damkar Cibadak, Iyep Yosepa mengatakan proses evakuasi berlangsung sekitar tiga jam karena posisi kendaraan yang saling berhimpitan usai tabrakan.
“Terjepit kedua kalinya, kita berusaha semaksimal mungkin mengevakuasi sopir tersebut. Tabrakan ini adu banteng, posisi kedua mobil itu rapat, berhimpitan, memang tidak ada space sama sekali untuk membuka ruang supaya korban bisa diangkat. Kita membuka akses dengan memotong part-part dari mobil tersebut dan sedikit demi sedikit dengan menarik pakai takel. Dengan susah payah kita bekerjasama dengan relawan dan masyarakat, alhamdulillah kita bisa keluarkan sopir dalam waktu 3 jam,” ujar Iyep.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!