Cuaca Bandung Didominasi Cerah, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Tiga Kecamatan 22 Jul 2026 Perdana, Indonesia Energy Week Sukses 21 Jul 2026 Kejari Tahan ASN Tersangka Korupsi Proyek RSUD Bogor Utara 21 Jul 2026 Persib Datangkan Tujuh Pemain Baru, Siapa Paling Mahal? 21 Jul 2026 LMKN dan USEA Kerja Sama Bangun Ekosistem Lisensi BGM Terintegrasi di Indonesia 21 Jul 2026 Duka Sepak Bola Inggris, Legenda Liverpool Kevin Keegan Meninggal Dunia 21 Jul 2026 Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.888 per Dolar AS 21 Jul 2026 Jadwal Timnas Voli Indonesia vs Kamboja di SEA V Cup 2026 21 Jul 2026 Enam Maskapai Ajukan Operasi di Bandara Husein Sastranegara 21 Jul 2026 Optimistis Distribusi BBM Segera Normal, Eddy Soeparno: Antrean Diperkirakan Berkurang 21 Jul 2026 Cuaca Bandung Didominasi Cerah, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Tiga Kecamatan 22 Jul 2026 Perdana, Indonesia Energy Week Sukses 21 Jul 2026 Kejari Tahan ASN Tersangka Korupsi Proyek RSUD Bogor Utara 21 Jul 2026 Persib Datangkan Tujuh Pemain Baru, Siapa Paling Mahal? 21 Jul 2026 LMKN dan USEA Kerja Sama Bangun Ekosistem Lisensi BGM Terintegrasi di Indonesia 21 Jul 2026 Duka Sepak Bola Inggris, Legenda Liverpool Kevin Keegan Meninggal Dunia 21 Jul 2026 Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.888 per Dolar AS 21 Jul 2026 Jadwal Timnas Voli Indonesia vs Kamboja di SEA V Cup 2026 21 Jul 2026 Enam Maskapai Ajukan Operasi di Bandara Husein Sastranegara 21 Jul 2026 Optimistis Distribusi BBM Segera Normal, Eddy Soeparno: Antrean Diperkirakan Berkurang 21 Jul 2026

Cara Cek Penerima PIP Juni 2026 Secara Online

Desi Rossilawati
Kamis, 4 Juni 2026 | 14:05 WIB
Bagikan
Cara Cek Penerima PIP Juni 2026 Secara Online

Program Indonesia Pintar (PIP)./visi.news/ist.

VISI.NEWS | BANDUNG - Program Indonesia Pintar (PIP) kembali menjadi perhatian masyarakat pada Juni 2026 seiring berlangsungnya penyaluran bantuan pendidikan tahap kedua. Program yang ditujukan untuk membantu peserta didik dari keluarga kurang mampu ini menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam menjaga keberlanjutan pendidikan sekaligus menekan angka putus sekolah.

Dalam konteks kebijakan pendidikan, PIP tidak hanya berfungsi sebagai bantuan biaya sekolah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan. Pada tahun 2026, cakupan program bahkan diperluas hingga jenjang taman kanak kanak sebagai bagian dari implementasi wajib belajar 13 tahun.

Bagi siswa dan orang tua yang ingin mengetahui status bantuan, pengecekan dapat dilakukan secara daring melalui sistem SIPINTAR Kemendikdasmen.

Cara cek PIP Juni 2026 secara online:

  1. Buka laman SIPINTAR PIP di https://pip.kemendikdasmen.go.id
  2. Masukkan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).
  3. Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
  4. Ketik kode verifikasi yang muncul di layar.
  5. Klik tombol "Cek Penerima PIP".

Setelah proses verifikasi selesai, sistem akan menampilkan status penerima PIP, tahap pencairan bantuan, serta status dana apakah sudah cair atau masih dalam proses.

Siapa saja penerima PIP 2026?

Kelompok yang diprioritaskan menerima bantuan meliputi:

  1. Pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP).
  2. Siswa dari keluarga miskin atau rentan miskin.
  3. Keluarga penerima Program Keluarga Harapan (PKH).
  4. Pemilik Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
  5. Anak yatim, piatu, maupun yatim piatu.
  6. Siswa terdampak kondisi khusus seperti bencana alam atau kehilangan pekerjaan orang tua.
  7. Anak putus sekolah yang kembali melanjutkan pendidikan.
  8. Peserta pendidikan nonformal Paket A, Paket B, dan Paket C.
  9. Siswa madrasah penerima bantuan melalui skema PIP Kementerian Agama.

Jadwal pencairan PIP 2026:

  1. Termin I Februari sampai April 2026 untuk siswa kelas akhir dan penerima yang datanya masuk DTSEN.
  2. Termin II Mei sampai September 2026 yang saat ini sedang berlangsung.
  3. Termin III Oktober sampai Desember 2026 bagi penerima yang belum memperoleh bantuan pada termin sebelumnya.

Besaran dana PIP 2026:

  1. TK: Rp450.000 per tahun.
  2. SD, SDLB, Paket A: Rp450.000 per tahun. Siswa baru dan kelas akhir Rp225.000.
  3. SMP, SMPLB, Paket B: Rp750.000 per tahun. Siswa baru dan kelas akhir Rp375.000.
  4. SMA, SMK, SMALB, Paket C: Rp1.800.000 per tahun. Siswa baru dan kelas akhir Rp900.000.

Melalui penyaluran yang kini memasuki Termin II, pemerintah berharap bantuan dapat tepat sasaran dan membantu peserta didik memenuhi kebutuhan pendidikan mereka sepanjang tahun ajaran 2026.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.