Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026

Camat Hingga RT di Sukabumi Diminta Responsif terhadap Kebutuhan Warga

Desi Rossilawati
Rabu, 27 Agustus 2025 | 19:38 WIB
Bagikan
Camat Hingga RT di Sukabumi Diminta Responsif terhadap Kebutuhan Warga
VISI.NEWS | SUKABUMI - Bupati Sukabumi, Asep Japar, mendorong para camat, kepala desa, hingga RT dan RW untuk lebih intensif menjalin komunikasi dengan masyarakat. Hal ini dinilai penting guna mempercepat penanganan berbagai kebutuhan masyarakat terutama terkait kesehatan. Menurut Asep, tindakan responsif aparat pemerintahan di berbagai tingkatan terhadap kebutuhan warga merupakan bentuk pelayanan prima terhadap publik. “Kita harus bersama-sama membangun Kabupaten Sukabumi dengan pelayanan yang semakin prima. Bila ada informasi terkait masyarakat yang membutuhkan bantuan kesehatan, segera lakukan penanganan maksimal,” ujar Asep Japar. Hal itu diungkapkan Asep dalam rapat dinas Agustus 2025 di Aula Sekretariat Daerah, Senin (25/8/2025). Rapat yang dipandu Sekretaris Daerah (Sekda) Ade Suryaman, turut dihadiri para kepala perangkat daerah serta camat se-Kabupaten Sukabumi. Kegiatan diawali dengan penandatanganan kerja sama antara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dengan 13 kecamatan terkait pemanfaatan Nomor Induk Kependudukan (NIK), data kependudukan, dan KTP elektronik dalam mendukung layanan di tingkat kecamatan. Dalam arahannya, Asep menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan, khususnya bidang infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. Di bidang kesehatan, Asep menyatakan perlunya penguatan kerjasama dengan rumah sakit demi mempermudah pelayanan. “Selain itu, kerja sama dengan rumah sakit harus terus diperkuat melalui MoU agar pelayanan lebih mudah dirasakan masyarakat,” kata dia. Bupati juga mengingatkan agar seluruh aparatur mempersiapkan strategi bersama dalam menyukseskan peringatan Hari Jadi ke-155 Kabupaten Sukabumi. Menurutnya, keterlibatan kepala desa beserta istri dalam memeriahkan gelar budaya menjadi wujud nyata kebersamaan pemerintah. Sementara itu, Wakil Bupati Sukabumi, Andreas, menekankan pentingnya semangat bekerja dengan hati serta adaptasi di era digital. Menurutnya, setiap perangkat daerah perlu memiliki konsep kerja yang matang dengan target yang jelas sehingga hasilnya dapat dirasakan masyarakat. “Camat merupakan ujung tombak pemerintah di wilayah. Harus aktif, proaktif, bahkan membentuk tim khusus untuk menghadapi isu-isu daerah seperti kebencanaan, infrastruktur, dan kesehatan. Evaluasi berkala sangat penting agar perencanaan kita semakin terarah dan tepat sasaran,” ujarnya. Andreas juga meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) membuat jadwal evaluasi internal, sehingga langkah pembangunan yang ditempuh dapat memberikan dampak positif dan terukur. @andri

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.