Buya Syakur: Ikhlaskan Kenikmatan yang Diambil Allah, Dia Akan Ganti dengan yang Lebih Baik
VISI.NEWS | INDRAMAYU - Pengasuh Pondok Pesantren Cadangpinggan, Prof. Dr. KH. Abdul Syakur Yasin, MA atau yang lebih dikenal dengan Buya Syakur, memberikan tausiyah tentang pentingnya mengikhlaskan segala kenikmatan yang diambil oleh Allah SWT. Menurutnya, Allah SWT akan mengganti kenikmatan yang hilang dengan yang lebih baik, asalkan kita bersabar dan bersyukur.
Buya Syakur menyampaikan tausiyah tersebut dalam acara haul ke-15 KH. Ahmad Yasin, pendiri Pondok Pesantren Cadangpinggan, yang digelar pada Minggu (7/1/2024). Acara tersebut dihadiri oleh ribuan santri, alumni, dan masyarakat sekitar. Buya Syakur mengawali tausiyahnya dengan membacakan ayat Al-Qur'an surat Al-Baqarah ayat 155-157:
Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (Yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: "Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un". Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk. (QS. Al-Baqarah: 155-157)
Buya Syakur menjelaskan bahwa ayat tersebut mengajarkan kita untuk menghadapi cobaan dan musibah dengan sikap sabar dan tawakal. Ia mengatakan bahwa cobaan dan musibah adalah bagian dari takdir Allah SWT yang tidak bisa kita hindari. Namun, Allah SWT tidak akan memberikan cobaan dan musibah yang melebihi kemampuan kita. Allah SWT juga akan memberikan ganjaran yang berlipat ganda bagi orang-orang yang sabar dan bersyukur.
"Orang-orang yang sabar dan bersyukur adalah orang-orang yang mengikhlaskan segala kenikmatan yang diambil oleh Allah SWT. Mereka tidak mengeluh, tidak bersedih, tidak marah, dan tidak putus asa. Mereka yakin bahwa Allah SWT akan mengganti kenikmatan yang hilang dengan yang lebih baik, baik di dunia maupun di akhirat. Mereka juga yakin bahwa Allah SWT akan memberikan mereka keberkatan, rahmat, dan petunjuk," ujar Buya Syakur.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!