Bupati Tanah Laut Rahmat Trianto Merasa Ada Ikatan Emosional dengan Kota Bandung
VISI.NEWS | BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menerima kunjungan studi banding atau kaji tiru dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut, Kalimantan Selatan, di Ruang Tengah Balai Kota Bandung. Rombongan yang dipimpin langsung oleh Bupati Tanah Laut, Rahmat Trianto, juga turut hadir bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) serta perwakilan dari Bank Kalsel.
Bupati Rahmat Trianto menyampaikan apresiasi tinggi atas sambutan hangat yang diberikan oleh Pemkot Bandung. Menurutnya, Bandung memiliki banyak prestasi yang menjadikannya sebagai kota yang layak dijadikan contoh bagi daerah lainnya, termasuk Tanah Laut. "Kalau bahasa resminya ini kaji tiru, tapi kalau bahasa sederhana kami ingin belajar dari senior. Bandung ini kota yang luar biasa banyak prestasinya, sehingga wajar kalau kami ingin mencontohnya," ujar Rahmat.
Rahmat juga mengungkapkan adanya ikatan emosional yang semakin mendekatkannya dengan Bandung. Ia dilahirkan pada 25 September, yang bertepatan dengan hari jadi Kota Bandung. Selain itu, istrinya adalah warga asli Bandung, bahkan anak pertama mereka juga lahir di kota ini. "Bandung ini sudah seperti rumah kedua bagi saya. Jadi selain karena prestasinya, saya juga punya keterikatan emosional dengan kota ini," ungkap Rahmat.
Dalam kesempatan tersebut, Rahmat mengungkapkan beberapa sektor yang ingin dipelajari langsung dari Bandung. Di antaranya adalah pengelolaan persampahan. Bandung dinilai berhasil membangun sistem pengolahan sampah terpadu, sementara Tanah Laut masih menggunakan sistem yang lebih sederhana. "Kami ingin mempelajari cara Bandung mengelola sampah sehingga bisa diterapkan di Tanah Laut," tambah Rahmat.
Selain itu, Rahmat juga tertarik dengan kerja sama luar negeri yang aktif dijalin oleh Bandung, khususnya dalam bidang pendidikan dan pelatihan dengan lembaga internasional. "Kami ingin belajar tentang bagaimana Bandung dapat menjalin kemitraan yang membawa keuntungan besar untuk daerah, terutama dalam sektor pendidikan," ujar Rahmat.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!