Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Pelaku Perusakan Dapur MBG di Sukabumi Masih Dalam Pengejaran 7 Aug 2026 Polisi Tangkap Oknum Kades di Sukabumi Karena Kasus Dugaan Narkotika 7 Aug 2026 Drama Penalti! Bungkam Persib, Persebaya Juara Piala Presiden 2026 6 Aug 2026 TP Pertahankan Status Visionary Leader Berkat Inovasi AI di Asia Pasifik 6 Aug 2026 Prabowo Belum Ganti Kapolri, Desakan Reformasi Polri Makin Menguat 6 Aug 2026 Drama Final Dimulai! Persib Tertahan, Persebaya Menggigit 1-1 6 Aug 2026 Polrestabes Bandung Siagakan 1.380 Personel Amankan Final Piala Presiden 6 Aug 2026 PowerCore 5.0 Meluncur, Solusi Listrik Prefabrikasi Pertama untuk Pusat Data AI Berdaya Tinggi 6 Aug 2026 STEM Jadi Kunci, Menaker Dorong Lulusan Kampus Siap Hadapi Dunia Kerja 6 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Pelaku Perusakan Dapur MBG di Sukabumi Masih Dalam Pengejaran 7 Aug 2026 Polisi Tangkap Oknum Kades di Sukabumi Karena Kasus Dugaan Narkotika 7 Aug 2026 Drama Penalti! Bungkam Persib, Persebaya Juara Piala Presiden 2026 6 Aug 2026 TP Pertahankan Status Visionary Leader Berkat Inovasi AI di Asia Pasifik 6 Aug 2026 Prabowo Belum Ganti Kapolri, Desakan Reformasi Polri Makin Menguat 6 Aug 2026 Drama Final Dimulai! Persib Tertahan, Persebaya Menggigit 1-1 6 Aug 2026 Polrestabes Bandung Siagakan 1.380 Personel Amankan Final Piala Presiden 6 Aug 2026 PowerCore 5.0 Meluncur, Solusi Listrik Prefabrikasi Pertama untuk Pusat Data AI Berdaya Tinggi 6 Aug 2026 STEM Jadi Kunci, Menaker Dorong Lulusan Kampus Siap Hadapi Dunia Kerja 6 Aug 2026

Bupati Sumedang Yudia Ramli: Pemberantasan Korupsi Harus Bersinergi dan Berkolaborasi

ED
Kamis, 8 Agustus 2024 | 14:44 WIB
Bagikan
Bupati Sumedang Yudia Ramli: Pemberantasan Korupsi Harus Bersinergi dan Berkolaborasi
VISI.NEWS | SUMEDANG - Pj Bupati Sumedang, Yudia Ramli, menegaskan bahwa pemberantasan korupsi tidak bisa dilakukan sendirian. Menurutnya, semua pihak harus bersinergi dan berkolaborasi dalam upaya memberantas korupsi di Indonesia. "Semua pihak harus bersinergi dan kolaborasi, bahu membahu untuk bisa memberantas korupsi," kata Yudia saat menghadiri pembukaan Roadshow Bus KPK 2024 dengan tema ‘Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi’ dan Rakor Kepala Daerah Percepatan Sertifikasi Barang Milik Daerah di Gedung Sate, Kamis (8/8/2024). Ketua KPK RI, Nawawi Pomolango, didampingi Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, serta Forkopimda Jawa Barat, membuka Roadshow Bus KPK 2024 dengan memainkan angklung secara bersamaan. Roadshow ini berlangsung selama empat hari dengan tujuan membumikan isu-isu pemberantasan korupsi, menyosialisasikan program antikorupsi, mempererat keterlibatan masyarakat dalam program antikorupsi, serta membangun kolaborasi dan sinergi dengan berbagai stakeholders dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi. Yudia Ramli juga menekankan pentingnya pendidikan antikorupsi sejak usia dini. “Pendidikan antikorupsi diajarkan dari mulai usia dini, dari PAUD. KPK sedang membuat satu materi untuk dimasukkan ke dalam kurikulum sekolah buku yang mengajarkan,” ujar Yudia. Sementara itu, Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, mengajak seluruh kepala daerah untuk bekerja sama dengan KPK dalam upaya pemberantasan korupsi. “Perkuat koordinasi dan sinergi antara pemerintah daerah dan KPK agar program-program antikorupsi dapat berjalan efektif dan efisien,” katanya. Dalam Rakor Kepala Daerah Percepatan Sertifikasi Barang Milik Daerah, Bey menyerukan pemahaman di antara seluruh kepala daerah tentang pentingnya tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berkeadilan. "Tantangan yang dihadapi semakin kompleks dan penuh dengan ketidakpastian baik dalam bidang ekonomi maupun sosial. Oleh karena itu, perlu membangun kerja sama yang kuat dan solid, yang didasari pada kepentingan masyarakat demi kesejahteraan seluruh rakyat Jawa Barat," ujar Bey. BACA JUGA : Pj Bupati Sumedang Yudia Ramli Buka Pelatihan Bahasa dan Budaya Jepang untuk 120 Peserta Magang Bey juga menekankan pentingnya kolaborasi antar wilayah di Jabar untuk memperkuat sinergi dalam pengembangan dan penguatan ekonomi daerah. "Kolaborasi yang erat antar wilayah di Jabar akan menjadi wadah yang sangat efektif dalam memperkuat sinergi untuk pengembangan dan penguatan ekonomi daerah," tambahnya. Dalam Rakor tersebut, dilakukan penandatanganan Nota Kesepakatan dan Penyerahan Sertipikat BMD Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota yang disaksikan oleh Direktur Koordinasi dan Supervisi Wil. II KPK dan Kepala Kanwil BPN Provinsi Jawa Barat. Yudia Ramli menyebutkan bahwa Pemda Kabupaten Sumedang akan melakukan MoU dengan Kantor Pertanahan Kabupaten Sumedang untuk pencapaian sertifikasi aset daerah. "Sumedang dapat 1.950 sertifikat aset daerah selama 5 tahun. Tahun ini harus mencapai 400 sertifikat," jelasnya. Menurut Yudia, manajemen aset daerah merupakan salah satu area intervensi Monitoring Center for Prevention (MCP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Sertifikasi aset daerah untuk melindungi secara hukum seluruh aset Pemda. Dengan aset yang sudah tersertifikasi, manfaatnya lebih jelas,” tutup Yudia. @rizalkoswara

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.