Bupati Garut Resmi Buka "Fedas"
"Dan tanggal 23,24,25 ini Bu sengaja dipilih sebagai tanggal (pelaksanaan) karena sudah mulai memasuki libur sekolah, juga ada yang liburan Natal, dan juga Tahun Baru," ucapnya.
Ia berharap, adanya Festival Kuliner Pedas Garut ini tidak hanya dinikmati oleh warga Garut, tapi juga bisa mendatangkan masyarakat dari luar Garut. Ia juga memaparkan bahwa pihaknya bekerja sama dengan berbagai media partner dan influencer di wilayah Priangan Timur untuk mempromosikan kegiatan ini.
"Insyaallah sudah banyak juga teman-teman dari luar kota, kerabat yang insya Allah bakal hadir kalau nggak hari ini mungkin besok atau juga minggu," ucapnya.
Ia juga berharap, dengan adanya kuliner pedas ini pihaknya ingin mengukuhkan bahwa Kabupaten Garut merupakan salah satu kota surganya kuliner di Indonesia, di mana Kabupaten Garut sendiri memiliki beragam kuliner yang serba ada.
"Kita sudah melaksanakan festival kopi sudah pernah, dodol sudah pernah, burayotnya ada, baso aci, sekarang yang pedas-pedas, jadi mungkin rasanya pantas bagi kita untuk mengukuhkan diri bahwa memang kota Garut adalah kota surga kuliner di Indonesia, karena berbagai macam makanannya ada gitu," lanjutnya.
Ia menyebutkan bahwa pihaknya memiliki misi dalam meningkatkan perekonomian UMKM di Kabupaten Garut, ia juga sudah sepakat dengan para pelaku UMKM untuk mempersiapkan resesi global yang terjadi di tahun 2023.
Di tempat yang sama, salah seorang pelaku UMKM yang ikut berpartisipasi dalam acara ini, Tia Yuliani yang juga merupakan owner dari Cipak Koceak dan merupakan pelopor Cipak Koceak di Garut dan seluruh Indonesia menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bagus dalam rangka memberikan kesempatan bagi para UMKM untuk berjualan beragam kuliner pedas. @fen
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!