Bupati Garut Ingin Jadikan KKN Sebagai Agen Perubahan di Masyarakat
"Artinya rata-rata lama sekolah dari umur 25 tahun ke atas itu hanya (sampai) kelas 2 SMP, kalian melampaui itu sekarang sudah di posisi 17 tahun atau di posisi 15 tahun belajar, begitupun mereka yang sekolahnya tamat SLTA itu hanya sedikit hanya 8.000 orang yang mengikuti pendidikan di perguruan tinggi, dari 35-40 ribu lulusan SLTA di Kabupaten Garut," ujarnya.
Sementara itu, Rektor Uniga, Abdusy Syakur Amin, menuturkan KKN tahun ini dilaksanakan selama 30 hari di 79 desa yang ada di 7 kecamatan di Kabupaten Garut bagian utara.
Ia memaparkan sejatinya pelaksanaan KKN ini diikuti oleh kurang lebih 1.500 mahasiwa, namun ada sekitar 150 mahasiwa yang sudah mengikuti Masa Belajar Kampus Merdeka (MKBM) dan juga pertukaran mahasiwa, di mana kedua program tersebut merupakan program dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia.
"Ada satu orang Pak Bupati ke Sorong Papua (mengikuti program program pertukaran mahasiswa), saya sangat senang anak-anak berani, untuk ayo kita pergi ke mana saja sepanjang itu NKRI, (dan) saya yakin ade-ade semua sudah punya modal pengetahuan, keterampilan, dan sikap, saya ulangi sikap yang sangat penting, ketika anda hadir di suatu daerah di mana pun itu berada, maka sikap menjadi suatu modal utama," papar Syakur. @fen
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!