Bupati DS Apresiasi Program Ujirohis

ED
Minggu, 14 November 2021 | 01:46 WIB
Bagikan
Bupati DS Apresiasi Program Ujirohis

VISI.NEWS | BANJARAN - Bupati Bandung Dadang Supriatna mengapresiasi program Guru Ngaji Umroh Gratis (Ujirohis) yang diluncurkan Yayasan Ummahat Perindu Surga. Menurutnya, ujirohis selaras dengan salah satu program muatan lokal yang dikeluarkannya untuk mensejahterakan guru ngaji di Kabupaten Bandung.

"Program ini merupakan bentuk penghargaan kepada para ustad dan ustadzah. Karena mereka secara sukarela mengayomi, mengajarkan, mendidik nilai-nilai akhlak kepada santrinya agar menjadi generasi yang sholeh dan sholehah,” ungkap bupati di sela kegiatan Pengumuman Peserta Ujirohis di RM. Riung Panyaungan, Banjaran, Sabtu (13/11/2021).

Dadang menuturkan, seiring perkembangan zaman peran guru ngaji semakin luas. Tidak hanya membentuk generasi qurani yang berakhlak mulia, namun juga berperan sebagai agent of change (agen perubahan).

“Tak sedikit masyarakat yang menjadikan guru ngaji sebagai alternatif dalam memberikan ilmu agama bagi buah hatinya. Bahkan berdasarkan penelitian Kemenag (Kementerian Agama) Tahun 1980, bahwa turun dan naiknya kualitas spiritual dan mengaji alquran ada di tangan guru ngaji,” jelasnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu berharap, program ujirohis dapat menjadi motivasi yayasan lainnya untuk memberikan perhatian yang sama terhadap guru ngaji. Pemerintah daerah sendiri, lanjut bupati, telah menggulirkan program insentif guru ngaji sebagai bentuk apresiasi bagi ustadz dan ustadzah.

"Di Kabupaten Bandung terdapat sekitar 23.000 guru ngaji. Dalam pelaksanaannya nanti kita berikan secara bertahap, di APBD 2022 akan kita anggarkan dulu untuk 18.000 ustad-ustadzah di Kabupaten Bandung," ucap Kang DS, sapaan akrab bupati.

Kang DS menuturkan, selain mensejahterakan guru ngaji, program insentif tersebut merupakan upaya pemerintah daerah agar anak-anak di Kabupaten Bandung bisa membaca dan mengaji Al-Quran.

"Karena terungkap informasi, sebanyak 18 persen warga Kabupaten Bandung belum bisa membaca Al-Quran secara fasih. Tentunya dengan program ini, saya berharap mereka bisa membantu pemerintah untuk membentuk sumber daya manusia Kabupaten Bandung menjadi generasi qurani,” harapnya pula.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.