Bupati Dadang Supriatna Pastikan Pemkab Bandung Konsen pada Gerakan Pangan Murah
Menurutnya, dalam kegiataan ini melibatkan mitra kerja Dispakan, di antaranya Toko Tani Indonesia Kabupaten Bandung.
"Untuk beras premiumnya, kita bermitra dengan mereka. Kemudian juga komoditas sayuran itu dari petani-petani Kabupaten Bandung. Sehingga harga jualnya bisa lebih murah karena memotong rantai pasok," katanya.
Kemudian, kata Ina, dalam gerakan pangan murah ini untuk mendekatkan para pelaku usaha atau petani dalam memasarkan produknya kepada masyarakat.
"Kita hari ini ada 10 ton beras SPHP. Kemudian sekitar 5 ton beras premium. Aneka sayuran juga cukup banyak. Terigu, gula pasir juga ada, sehingga bisa mempersiapkan masyarakat untuk menghadapi hari besar keagamaannya," katanya.
Ina mengatakan kunjungan warganya tidak dibatasi, tetapi pembelian barangnya dibatasi, khususnya beras SPHP minimal dua bungkus saja.
"Khusus untuk beras SPHP kita jual Rp 53.000/5 kg. Kemudian beras premium Rp 75.000/5 kg atau Rp 15.000/kg. Terigu Rp 10.000/kg, dan pengadaan telur kita bermitra dengan para peternak yang ada di wilayah Banjaran dan Cimaung," katanya.
@kos
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!