Bupati Bandung Lantik Pengurus TP-PKK dan TP-Posyandu Kabupaten Bandung
VISI.NEWS | KAB. BANDUNG - Bupati Bandung, Dadang Supriatna lantik Pengurus TP-PKK, dan Pengurus TP-Posyandu Kabupaten Bandung periode 2025-2030 di Gedung Mohamad Toha Komplek Pemkab Bandung, Soreang, Kamis (13/3/2025).
Usai dilantik Bupati Bandung, Ketua TP-PKK Kabupaten Bandung, Emma Dety Dadang Supriatna langsung melantik 27 Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan se-Kabupaten Bandung, sedangkan empat kecamatan lainnya belum diikutsertakan karena masih dijabat oleh Plt. Camat dari 31 kecamatan se-Kabupaten Bandung.
Dadang mengatakan bahwa PKK dan Posyandu ini salah satu garda terdepan untuk bisa mensejahterakan dan membantu pembangunan pemerintah, baik pusat, provinsi dan juga kabupaten.
"Kader PKK dan Posyandu ini langsung ke grassroot. Dulu, bahwa kader PKK dan Posyandu itu gajinya sajuta (sabar, jujur dan tawekal). Tapi saat ini kita secara bertahap diberikan perhatian berupa Insentif dan BPJS Ketenagakerjaan secara pool atau keseluruhan. Alhamdulillah di Kabupaten Bandung sudah berjalan," tutur Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna.
Kedepan, Kang DS menyebutkan, bahwa pihaknya akan merubah pola, lomba desanya bukan pada berupa pemberian piagam, tetapi lebih cenderung pada program.
"Indikatornya apa? Indikatornya adalah salah satunya lingkungan bersih, sehat, sejahtera mulai dari kondisi rumahnya, air minumnya, termasuk jalan dan infrastruktur dan sebagainya, sehingga kondisi desa itu sehat," ungkapnya.
Bupati Kang DS menjelaskan melalui pelaksanaan lomba desa itu, pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan Gubernur Jabar.
"Gubernur Jabar akan memberikan pembinaan berupa program, bukan uang. Tapi berupa program senilai Rp 7 miliar untuk tiga besar dalam lomba desa itu. Kabupaten Bandung juga akan berikan seperti itu, yaitu disiapkan sebesar Rp 5 miliar untuk pembinaan maupun program. Tapi tidak dalam desa yang sama, tapi mencari tiga desa lainnya. Supaya ada pemerataan dan semangat untuk desa supaya lebih bisa berkembang lagi dan juga bisa lebih mandiri lagi," ungkapnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!