Bupati Bandung bersama Masyarakat Bahas Rencana Pembangunan SMAN di Desa Sukamanah Rancaekek

ED
Sabtu, 7 September 2024 | 18:52 WIB
Bagikan
Bupati Bandung bersama Masyarakat Bahas Rencana Pembangunan SMAN di Desa Sukamanah Rancaekek

Bupati mengatakan, kader PKK yang diberikan insentif baru 20 orang per desa pada tahun 2024 ini. Tetapi semua kader PKK sudah diberikan BPJS Ketenagakerjaan.

"Mulai 2025, kader PKK, Pos KB, Pos Sub KB, Posyandu semuanya akan diberikan insentif," ujarnya.

Kang DS menyebutkan, 13 program prioritas akan dilanjutkan, bahkan ditingkatkan. Pinjaman modal bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan digulirkan, karena bank emok di mana-mana.

"Sebab, bank emok merusak karakter masyarakat. Program pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan sudah disiapkan Rp 70 miliar, akan ditambah lagi Rp 30 miliar, jadi Rp 100 miliar," katanya.

Menurutnya, jika pinjaman awal Rp 2 juta lancar, bisa ditingkatkan jadi Rp 5 juta, dan kemudian lancar bisa ditingkatkan lagi jadi Rp 10 juta.

"Jika Rp 10 juta lancar, bisa memanfaatkan program KUR (Kredit Usaha Rakyat) dengan pinjaman sampai Rp 500 juta dengan bunga 4 persen per tahun," katanya.

Kang DS berharap pinjaman modal bergulir ini untuk modal usaha. Para petani di Kabupaten Bandung, katanya, pada tahun 2023 diberikan hibah Rp 25 miliar, dan tahun 2024 ini sebesar Rp 19 miliar dan tahun 2025 mendatang akan diberikan Rp 50 miliar.

"Petani itu pahlawan," katanya.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.