Bupati Bandung Berharap Jangan Ada lagi Persoalan Penerima Bansos yang Salah Alamat

ED
Kamis, 6 April 2023 | 17:18 WIB
Bagikan
Bupati Bandung Berharap Jangan Ada lagi Persoalan Penerima Bansos yang Salah Alamat

VISI.NEWS | SOREANG - Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dinas Sosial bersama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan melaksanakan kegiatan peningkatan kapasitas fasilitator, operator SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation), pelayanan sosial menuju Kabupaten Bandung Bedas dan launching bantuan sosial pangan nasional tahun 2023 di Gedung Moch Toha Komplek Pemkab Bandung, Soreang, Kamis (6/4/2023).

Bupati Bandung Dr. H.M. Dadang Supriatna dihadapan fasilitator dan operator SIKS-NG yang hadir saat itu, mengungkapkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh keberhasilan di bidang ekonomi, melainkan sangat tergantung oleh keberhasilan dalam berbagai sektor pembangunan lainnya secara terintegrasi.

"Termasuk pembangunan sosial sebagai salah satu faktor yang sangat signifikan dalam menentukan keberhasilan dan keberlanjutan pembangunan nasional maupun daerah," ujarnya.

Bupati Bandung menyebutkan bahwa keberhasilan penanggulangan kemiskinan tidak hanya ditentukan oleh program-program yang tepat inovatif, tetapi juga harus didukung dengan kriteria kemiskinan yang jelas, serta data yang akurat dan up to date.

"Saya menyambut baik dengan dilaksanakannya kegiatan peningkatan kapasitas fasilitator, operator SIKA-NG dan pelayanan sosial menuju Kabupaten Bandung Bedas yang digagas Dinas Sosial ini," katanya.

Dirinya mengatakan kegiatan ini penting untuk dilaksanakan guna peningkatan kualitas sumber daya manusia fasilitator, operator SIKS-NG terutama di dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya yaitu melakukan input data dan memperbarui data kemiskinan, yang ada di wilayah Kabupaten Bandung," tuturnya

Dengan adanya peningkatan kapasitas fasilitator, imbuh Dadang Supriatna, operator SIKS-NG ini diharapkan dapat melengkapi informasi yang dibutuhkan tentang masyarakat miskin.

"Hal itu akan memudahkan untuk mengintegrasikannya ke dalam basis data terpadu dan seluruh program perlindungan sosial baik dari pusat maupun daerah," tuturnya.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.