Bupati Bandung Berharap Jangan Ada lagi Persoalan Penerima Bansos yang Salah Alamat
Menurut Indra, mereka memiliki tugas dan fungsi mengawal program-program sosial yang ada di wilayah.
"Mereka secara administratif memberikan laporan secara terus-menerus berdasarkan data dan lain sebagainya. Termasuk penerima bantuan dari pusat, provinsi maupun Pemerintah Kabupaten Bandung," katanya.
Indra mengatakan hari ini Bupati Bandung meaunching kegiatan pemberian bantuan beras.
"Secara nasional dilaunching hari ini, sebagai bentuk antisipasi terhadap nilai pangan, inflasi dan sebagainya, sehingga masyarakat bisa memanfaatkan beras yang diberikan sebanyak 10 kg untuk sebulan," tuturnya.
Tidak hanya beras, Indra berharap kedepannya ada bantuan protein hewani. "Apakah itu daging dan telur. Tapi itu untuk tahap berikutnya," ujarnya.
Indra mengatakan data penerima manfaat bantuan itu berasal dari Kementerian Sosial berbasis data DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial).
"DTKS ini setiap bulan mengalami perubahan dinamika, kadang nambah, kadang turun. Alhamdulillah, pak Bupati sangat respon sekali terhadap teman-teman dari fasilitator desa maupun operator desa. Karena di ujung merekalah data-data berawal, input data dan by sistem dilaporkan sampai ke Kementerian Sosial," pungkasnya. @gvr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!