Bupati Bandung Apresiasi Festival Literasi Bedas 2024 dan Pemecahan Rekor MURI

ED
Minggu, 2 Juni 2024 | 13:44 WIB
Bagikan
Bupati Bandung Apresiasi Festival Literasi Bedas 2024 dan Pemecahan Rekor MURI

VISI.NEWS | SOREANG - Bupati Bandung HM Dadang Supriatna sangat mengapresiasi pelaksanaan Festival Literasi Bedas yang diadakan pada Sabtu, 25 Mei 2024, di Lapangan Upakarti Soreang, Komplek Pemkab Bandung. Acara ini juga mencatatkan rekor MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia) sebagai Kabupaten dengan jumlah Bunda Literasi terbanyak se-Indonesia, mencapai 4.620 Bunda Literasi.

"Kegiatan ini merupakan komitmen kita bersama dalam mendorong tercapainya visi Pemerintah Kabupaten Bandung, khususnya membangun budaya literasi masyarakat," ujar Bupati Bandung, didampingi Bunda Literasi Kabupaten Bandung Hj. Emma Dety Dadang Supriatna dan Kepala Dispusip Kabupaten Bandung H. Teguh Purwayadi.

Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna, menyebutkan bahwa di era digitalisasi, membangun budaya literasi sangat sulit dan memerlukan kerja keras serta kolaborasi. "Dinamika globalisasi harus kita hadapi bersama dengan mendukung gerakan literasi dari lingkaran terkecil yaitu keluarga melalui Bunda Literasi," katanya.

Bupati Bandung memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Kabupaten Bandung yang terus berinovasi membangun masyarakat literat. "Apa yang kita laksanakan telah sejalan dengan misi Pemkab Bandung ke-2, yakni menyediakan layanan pendidikan dan kesehatan yang berkualitas dan merata, untuk mendorong akselerasi pembangunan daerah dan meningkatkan kualitas SDM masyarakat Kabupaten Bandung," tuturnya.

Untuk meningkatkan minat baca, Bunda Literasi Kabupaten Bandung telah menetapkan Bunda Literasi di tingkat kecamatan, desa, dan RW. "Mereka terdiri dari 31 Bunda Literasi Kecamatan, 270 Bunda Literasi Desa, 10 Bunda Literasi Kelurahan, dan 4.308 Bunda Literasi RW, sehingga total Kabupaten Bandung sudah memiliki 4.620 Bunda Literasi," jelas Bupati.

Kang DS menambahkan bahwa Bunda Literasi tingkat RW bertujuan memberikan layanan pengetahuan, informasi, dan keterampilan masyarakat. "Diharapkan mereka memiliki kecakapan, wawasan luas, serta keterampilan yang memadai," harapnya.

Ia berharap kehadiran Bunda Literasi dapat mengembangkan minimal dua dari enam komponen literasi: literasi baca tulis, literasi sains, literasi digital/TIK, literasi keuangan/finansial, literasi budaya, dan kewargaan. Pemecahan rekor MURI ini diharapkan menjadi tonggak gerakan literasi yang masif di Kabupaten Bandung, dimulai dari keluarga dan lingkungan desa.

Bupati juga menyatakan bahwa kegiatan ini mendukung optimalisasi SDM berkualitas yang berdaya saing, menyongsong Indonesia Emas tahun 2045. Ia mengucapkan terima kasih kepada para Bunda Literasi yang telah berpartisipasi dan bersinergi dengan pemerintah.

"Kepedulian Bunda Literasi ini sejalan dengan misi ke-3, yaitu mengoptimalkan pembangunan daerah berbasis partisipasi masyarakat yang menjunjung tinggi kreativitas dalam bingkai kearifan lokal," tambahnya.

Bupati berpesan kepada peserta Festival Literasi agar menjalankan komitmen bersama untuk menyediakan perpustakaan desa, SDM pengelolaan perpustakaan, perpustakaan sekolah, pojok baca di ruang publik, taman bacaan masyarakat mandiri, literasi seni dan budaya, literasi kesehatan, dan UMKM berbasis inklusi sosial.

@kos

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.