Bukti Baru Vape Sebabkan Kerusakan Sel Pada Tubuh Hingga timbulkan Penyakit Mematikan
VISI.NEWS | BANDUNG - Vape atau yang dikenal sebagai roko elektrik pada saat ini sering digunakan oleh banyak orang dengan dalih sebagai solusi dari kecanduan rokok nyatanya sama bahayanya seperti rokok.
Masyarakat sudah mengenal jika efek jangka panjang dari merokok dapat menyebabkan penyakit yang sangat berbahaya. Begitu pula dengan penggunaan vape yang pada kenyataan nya dapat merusak sel dalan tubuh.
Tak hanya merusak sel dalam tubuh, vape juga dapat menimbulkan penyakit berbahaya seperti kanker, jantung dan gagal ginjal.
Melansir dari Instagram @pandemictalks Penelitian terbaru dari University of Southern California (USC) menunjukkan vape bukan merupakan alternatif lebih sehat dari merokok. Nyatanya, vape juga dapat menyebabkan kerusakan DNA di mulut seperti halnya rokok tembakau. Adanya kerusakan ini meningkatkan berbagai penyakit kronis, termasuk kanker mulut. Vape dengan perisa, memiliki risiko yang lebih tinggi.
Temuan ini semakin mematahkan rumor yang beredar di masyarakat bahwa vape merupakan pilihan yang lebih baik daripada merokok. Menurut dr Ahmad Besaratinia, penulis senior dan pakar kesehatan masyarakat di USC, dikutip dari Dailymail, Senin (20/2/2023), semakin sering dan lamanya seseorang menggunakan rokok elektrik maka semakin banyak pula kerusakan DNA yang terjadi di sel-sel mulut mereka.
Hasil menunjukkan bahwa tingkat kerusakan DNA yang serupa antara vapers dan perokok adalah masing-masing 2,6 kali dan 2,2 kali lipat dari mereka bukan pengguna. Vapers yang menggunakan perangkat pod memiliki tingkat kerusakan tertinggi.
Pod dengan perisa adalah yang paling berbahaya. Perangkat ini menyebabkan tingkat kerusakan DNA tertinggi di antara pengguna, meskipun para peneliti tidak menyebutkan secara spesifik tentang rasa yang lebih merusak sel. @mpa
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!