Bukan Lewat Keringat Saja, Begini Cara Lemak Dikeluarkan Tubuh
Editor
Desi Rossilawati
Jumat, 11 Juli 2025 | 01:00 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Banyak orang bertanya-tanya, ke mana sebenarnya lemak pergi saat berat badan turun. Apakah benar lemak keluar melalui keringat atau saat buang air besar?
Selama ini, sebagian besar orang percaya bahwa berkeringat lebih banyak atau sering buang air besar akan mengurangi lemak dalam tubuh. Bahkan, tak sedikit yang mengonsumsi obat pencahar untuk mempercepat proses tersebut. Namun, benarkah demikian?
Dikutip dari WebMD, ketika tubuh membakar lemak, proses metabolisme akan menghasilkan dua zat buangan utama, yakni air dan karbon dioksida. Keduanya kemudian dikeluarkan tubuh melalui tiga cara, yaitu:
- Lewat keringat melalui kulit
- Melalui urine yang dikeluarkan ginjal
- Lewat karbon dioksida yang dihembuskan saat bernapas
Bagaimana Proses Lemak Dibakar Tubuh?
Menurut Eat This Not That, penurunan berat badan terjadi karena hukum energi: ketika kalori yang masuk lebih sedikit dari kalori yang dibakar, maka tubuh akan menggunakan cadangan lemak sebagai sumber energi. Berikut proses pembakaran lemak menurut Functional Medicine of Idaho: 1. Lipolisis (pemecahan lemak) Ketika tubuh kekurangan asupan kalori, cadangan energi berupa lemak dipecah oleh enzim menjadi asam lemak bebas dan gliserol. Proses ini terjadi pada jaringan penyimpanan lemak di bawah kulit dan sekitar organ dalam. 2. Transport dan oksidasi Asam lemak dan gliserol kemudian diangkut melalui darah ke jaringan tubuh yang membutuhkan energi. Di dalam sel, asam lemak masuk ke mitokondria dan dipecah melalui beta-oksidasi sebelum dibakar di siklus asam sitrat untuk menghasilkan energi (ATP). 3. Peran hormon Hormon insulin berfungsi menahan pembakaran lemak usai makan, glukagon memicu pembakaran saat gula darah rendah, dan adrenalin meningkatkan pembakaran saat berolahraga. Sementara itu, kortisol dapat meningkatkan pembakaran namun juga memicu penimbunan lemak di perut jika berlebihan.Cara Efektif Membakar Lemak
Olahraga adalah kunci utama untuk membakar lemak secara efektif. Saat tubuh bergerak, lemak digunakan sebagai bahan bakar. Jenis olahraga seperti berenang, menari, jalan kaki, yoga, atau joging dapat membantu menurunkan berat badan jika dilakukan secara rutin. Selain itu, tidur cukup juga penting karena tubuh tetap membakar kalori saat tidur dan proses pemulihan terjadi di waktu tersebut. Sebaliknya, kurang tidur justru dapat menghambat pembakaran lemak. @ffrBerita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!