Budidaya Ikan dengan Teknik Bioflok Diminati di Sumedang
Selain memberikan keuntungan ekonomi, teknik bioflok juga dinilai lebih ramah lingkungan dibandingkan metode budidaya ikan konvensional. Pasalnya, teknik ini mengurangi penggunaan bahan kimia dan antibiotik dalam budidaya ikan. "Dengan bioflok, kami dapat mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, menjaga keberlanjutan ekosistem perairan, dan menghasilkan ikan yang lebih sehat," tutur Rudi.
Melihat keberhasilan dan potensi yang ditawarkan oleh teknik bioflok, Diskanak Sumedang berencana untuk terus memperluas sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat. "Kami optimis, dengan semakin banyaknya masyarakat yang menerapkan teknik ini, Sumedang dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam pengembangan budidaya ikan yang efisien dan berkelanjutan," pungkas Rudi.
@rizalkoswara
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!