BRIN Raih Tiga Penghargaan Pelayanan Publik dari Kemenpan RB
Berdasarkan data atau informasi tersebut nelayan yang akan menangkap ikan dapat langsung menuju ke lokasi yang telah disebutkan pada data atau informasi yang diberikan. Selain itu, unit penyelenggara pelayanan publik ini juga menyediakan informasi terkait kebakaran hutan, mulai dari hotspot, potensi kekeringan jika terjadi kebakaran, bahkan dapat ditentukan luasan area yang terbakar.
Menurut Rakhmat, capaian ini akan menjadi tantangan ke depan, khususnya terkait bagaimana prestasi ini dapat dipertahankan di tahun mendatang. “Dengan bergabungnya eks. LPNK ke dalam BRIN, harapannya penyelenggaraan pelayanan dapat dilakukan menjadi lebih baik lagi oleh kedeputian atau biro terkait, sehingga capaian ini dapat dipertahankan bahkan dapat menjadi lebih baik,” tambahnya.
Koordinator Layanan Publik, Jasyanto menceritakan proses perjalanan penyelenggaraan pelayanan publik sehingga mencapai prestasi sebagai Pelayanan Prima. Sebelumnya layanan penginderaan jauh ini telah mendapat predikat sebagai Top 99 pada kompetisi inovasi pelayanan publik (KIPP).
“Bagi inovasi pelayanan publik yang telah mendapatkan predikat sebagai Top 99 pada KIPP mempunyai peluang yang besar untuk mencapai predikat Pelayanan Prima,” kata Jasyanto.
Di masa yang akan datang, tutur Jasyanto, BRIN harus mendorong unit kerja layanan di BRIN untuk berbenah dan mengikutsertakan inovasinya dalam KIPP. Harapannya, seluruh penyelenggaraan pelayanan publik di BRIN dapat mencapai predikat sebagai Pelayanan Prima. @alfa
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!