BPMU Dialihkan Jadi Beasiswa, Pemprov Jabar Siapkan Anggaran Rp 218 Miliar
VISI.NEWS | BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengalokasikan anggaran sebesar Rp 218 miliar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 untuk beasiswa siswa SMA dan SMK swasta dari keluarga tidak mampu.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa kebijakan Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU) tidak dihapus, melainkan dialihkan melalui mekanisme penyaluran yang berbeda.
"Bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk pendidikan swasta itu tidak dihapus dan tidak dihilangkan. Yang ada adalah dialihkan cara pemberiannya," ujar Dedi Mulyadi dikutip dalam keterangannya, Kamis (28/1/2026).
Menurut Dedi, selama ini bantuan BPMU disalurkan melalui rekening sekolah.
Namun, pada masa kepemimpinannya, bantuan tersebut diubah menjadi beasiswa yang diberikan langsung kepada siswa tidak mampu di sekolah swasta. "Hari ini dibuat dalam bentuk bantuan program beasiswa untuk masyarakat yang tidak mampu di sekolah swasta digratiskan atau bayarannya ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat," katanya.
Mantan Bupati Purwakarta itu juga menyatakan, selain biaya pendidikan, Pemprov Jabar juga menanggung kebutuhan penunjang siswa, seperti seragam dan sepatu.
"Karena ini bagian dari komitmen kami untuk membangun rasa adil dalam bidang pendidikan sehingga masyarakat miskin itu bisa sekolah di sekolah swasta dengan biaya yang ditanggung oleh pemerintah," tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman memastikan, anggaran bantuan pendidikan bagi siswa sekolah swasta telah tercantum dalam APBD 2026 murni.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!